Isu Mutasi Merebak, Pengamat Minta Kabinet SAH Tak Melantik Pejabat Sedarah dan Keluarga

- Team

Kamis, 30 Januari 2025 - 12:14

40178 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE -Isu mutasi di Aceh Tenggara, mulai merebak. Dampak isu mutasi jajaran Pemkab Aceh Tenggara membuat pejabat mulai was-was. Sehingga kinerja pejabat ASN mulai menurun.

Pengamat Kebijakan Publik Aceh yang juga Tokoh Masyarakat Aceh Tenggara, Dr Nasrul Zaman, kepada awak media kamis 30 Januari 2025 , saya berharap kepada Bupati/Wabup Aceh Tenggara terpilih apabila melakukan mutasi dan promosi jabatan lebih mengedepankan profesionalitas, integritas dan prestasi kerja.

“Jangan mengangkat dan memberikan jabatan dalam lingkaran hubungan sedarah, keluarga. Karena, kita tidak ingin sistem mutasi di kepimpinan Bupati/Wabup Aceh Tenggara terpilih ini mengedepankan hubungan sedarah, keluarga atau famili yang berhubungan erat dalam tali perkawinan. Akan tetapi, angkat dan Lantik lah pejabat yang memiliki prestasi kerja, integritas dan SDM yang bisa membantu membangun Aceh Tenggara Negeri Sepakat Segenap

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita mau di Pemerintahan jajaran Pemkab Agara ada sebuah perbaikan atau terobosan kearah yang lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Jadi jangan sampai mutasi pejabat eselon II, III, IV kali ini ada berhubungan sedarah kandung maupun hubungan keluarga yang erat.

“Saya berharap tidak ada kabinet Bupati/Wabup Aceh Tenggara terpilih yang mengangkat jabatan bagi pejabat ASN dan promosi jabatan melibatkan keluarga kandung, famili yang berhubungan erat dengan pertalian saudara kandung, ipar dan lainnya untuk mengisi jabatan yang kosong atau merotasi jabatan yang diinginkan,” ujar Nasrul Zaman.

(Laporan Salihan Beruh)

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara Jadi Sorotan atas Dugaan Penyimpangan Dana Desa Bukit Meriah
Samsudin Tajmal Desak Polda Aceh Tangkap Pelaku dan Aktor Intelektual Spanduk Provokatif yang Rusak Demokrasi Lokal
Saat Spanduk Fitnah Menjadi Senjata, Runtuhkah Demokrasi dan Nama Baik Aceh Tenggara?
PeTA Aceh Tenggara Temukan Dugaan Skenario Politik Terselubung di Balik Penyebaran Spanduk Fitnah Bupati
Sat Narkoba Polres Agara Amankan 11 Paket Ganja Seberat 17,8 Kilogram di Kecamatan Ketambe
LSM KOMPAK Aceh Tenggara Desak Media Online Segera Ralat Berita Tendensius yang Menghakimi Bupati HM Salim Fakhry
Dari Duka Menuju Ceria: Aksi Trauma Healing Polres Aceh Tenggara Bersama STIK 83/WPS di Tengah Dampak Banjir Aceh Tenggara
Polres Aceh Tenggara dan Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Kurve Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Desa Penungkunan

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 21:09

Samsudin Tajmal Desak Polda Aceh Tangkap Pelaku dan Aktor Intelektual Spanduk Provokatif yang Rusak Demokrasi Lokal

Rabu, 22 April 2026 - 19:06

Saat Spanduk Fitnah Menjadi Senjata, Runtuhkah Demokrasi dan Nama Baik Aceh Tenggara?

Selasa, 21 April 2026 - 14:53

PeTA Aceh Tenggara Temukan Dugaan Skenario Politik Terselubung di Balik Penyebaran Spanduk Fitnah Bupati

Sabtu, 28 Maret 2026 - 05:03

Sat Narkoba Polres Agara Amankan 11 Paket Ganja Seberat 17,8 Kilogram di Kecamatan Ketambe

Senin, 16 Maret 2026 - 17:06

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Desak Media Online Segera Ralat Berita Tendensius yang Menghakimi Bupati HM Salim Fakhry

Senin, 16 Februari 2026 - 12:24

Dari Duka Menuju Ceria: Aksi Trauma Healing Polres Aceh Tenggara Bersama STIK 83/WPS di Tengah Dampak Banjir Aceh Tenggara

Senin, 16 Februari 2026 - 11:48

Polres Aceh Tenggara dan Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Kurve Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Desa Penungkunan

Senin, 16 Februari 2026 - 11:18

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Tegaskan Narkoba Musuh Bersama, Ajak Masyarakat Tidak Diam

Berita Terbaru