Tanah Karo. ( Kriminal 24 com ). Terkait permasalahan penyaluran Air Bersih kerumah warga merasa sangat kecewa, menurut masyarakat Desa Tongging, sangat merasa kecewa dikerenakan saluran air tersebut tidak dapat di manfaatkan oleh penduduk sekitar wilayah desa itu sendiri yakni pada tanggal 20/11//2023 di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara.
Menurut Ketua Aliansi Desa Tongging Perianto Munthe akan siap melaporkan dan menempuh jalur hukum jika tuntutan kita kepada pemerintah Desa tidak ditanggapi,”Ujarnya.
“Lanjutnya lagi,Kita Sudah beberapa Warga Aliansi Desa Tongging Kecewa Dengan Kinerja Pemerintah Desa Terkait Terkendalanya Proyek Pipanisasi.
“Lanjutnya lagi,Kita Sudah beberapa kali menyampaikan kepada Kepala Desa Tongging,baik BPD dan Staf Desa, agar Diperbaiki segera mungkin penyaluran Air bersih ke rumah rumah Warga, Kata Perianto Selaku juru bicara dan Ketua dari Aliansi Warga Desa Tongging yang didampingi sekertaris aliansi warga desa Tongging Asril Sijabat (27)tahun dan bendehara Adi Munthe.
Pada hari Kamis ( 16/11/2023) pukul 10.00 Wib Perianto Munthe(31 )tahun, mengatakan, kepada tim Media bahwa ” Sebelumnya juga sudah dua kali kita sampaikan saat musrembang desa mengenai penyaluran air bersih ke rumah rumah Warga, bahkan Saat Pelaksanaan Musrembang beberapa hari lalu juga yang diadakan di losd desa Tongging kita sampaikan kepada pak Camat Merek Bartolomeus Barus, sampai dengan selesai acara tersebut.
Setelah itu, selanjutnya Camat Merek Bartolomeus Barus juga mengatakan kepada Ketua Aliansi Perinto Munthe, silahkan usut jika begitu,sepertinya ada dugaan dana terselubung di desa ini, biar lebih lanjutnya kita teruskan pihak berwenang atau ke ekspetorat Kabupaten Karo,” Ujarnya.
Pada hari itu juga, menurut keterangan dari salah satu warga yang tergabung dalam Aliansi Warga Desa Tongging, Maringan Simanjorang(70) tahun juga dirinya merasa dirugikan, yang mana pada saat dibangun penampungan Air dilahan beliau mulai tahun 2019 silam tidak difungsikan sama sekali sampai saat ini. Padahal setahu saya dari dana APBDES setiap tahun itu dikeluarkan untuk pembangunan dan perawatan pipanisasi desa,”Ujarnya.
“Lanjutnya, seharusnya jika lahan saya dibangunkan penampungan air warga, saya kan menerima ganti rugi dari pemerintah desa, tapi tidak saya harapkan, dengan tetapi penampung air tersebut difungsikan demi kebutuhan warga,” Katanya.
Harapan Aliansi Warga Desa Tongging, Secepatnya dilakukan atau dilaksanakan penyaluran air bersih ini ke rumah warga. Kami sangat butuh Air bersih, terlebih lebih desa tongging ini di keliling mata air. Mohon instansi yang terkait, pedulikah anda kepada kami..?, “Ujar Perianto Munthe denga wajah sedih dan kecewa.
( Bangunta Sembiring ).








































