ACEH TENGGARA KRIMINAL24.COM | Menghebohkan Seorang Pemilik Wisma Jambu Alas Agara dikabarkan hilang, diduga dibunuh teman nya sendiri , kini korban ditemukan tewas di Pantan Cuaca Kabupaten Gayo Lues, Sabtu 18 Nopember 2023
Oleh karena itu, korban pembunuhan berinisial W (38) warga Desa Kampung Raja Kecamatan Babussalam dan K (40) warga Desa Kuta Pangguh Kecamatan Lawe Bulan Aceh Tenggara.
Kasat Reskrim Polres Aceh Tenggara, Iptu Bagus Pribadi SH mengatakan berdasarkan hasil interogasi, Jumat 17 November 2023, Pukul 16.30 WIB.
Pelaku W dan K bersama Korban berangkat menuju Medan menggunakan mobil milik korban jenis Honda BRV warna Putih, namun setibanya di Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo.
Mengingat kondisi lalu lintas macet parah sehingga ketiga sepakat untuk putar balik ke arah Kutacane, Aceh Tenggara. Saat di Tiga Binanga Kabupaten Karo, Korban, W dan K singgah untuk makan.
Namun dalam percakapan kedua pelaku sebelum merencanakan Perbuatan itu, dalam percakapan, tersangka K mengatakan kepada tersangka W, “Gak ada uangku ni, untuk uang beras rumah pun gak ada.” Tersangka W menjawab, “Jadi kekmana?” dan tersangka K menanggapi, “Udahlah, nanti kita pikirkan ”Ujar Bagus kepada Awak media sabtu 18 Nopember 2023
Lanjut Bagus menjelaskan, Ketika tiba di Kota Kutacane Kecamatan Babussalam tepatnya di depan Wisma Jambu Alas milik korban, kedua tersangka melakukan aksi keji dengan membunuh korban yang sedang tidur di dalam mobil.
Mereka menggunakan cara mencekik leher korban hingga menyebabkan kematian korban.
Setelah korban meninggal, kedua tersangka mengambil uang korban sebesar Enam juta Rupiah, kemudian dibagi dua.
Selain itu, handphone milik korban diambil oleh tersangka K. Setelah kejadian tersebut, kedua terduga pelaku menuju Desa Ise-Ise Kecamatan Pantan Cuaca Kabupaten Gayo Lues untuk membuang mayat korban.
Menurutnya, setelah membuang manyat tersebut tersangka K kembali ke Kutacane untuk mengembalikan mobil milik korban kepada abang kandung korban, Hendri Sahputra Jaya, yang merupakan wiraswasta berusia 40 tahun, berasal dari warga Kuta Rih Kecamatan Babussalam.
Tersangka K memberitahu bahwa korban turun di Kota Medan dan menyuruh mereka mengembalikan mobil kepada abangnya.
Bagus mengatakan, adapun motif pelaku pembunuhan tersebut terjadi karena Pelaku ingin menguasai uang milik korban sebesar 6 (enam) juta rupiah karena alasan desakan ekonomi.
“Saat ini Kepolisian Aceh Tenggara kini tengah mendalami motif serta semua pihak yang terlibat dalam kasus ini”.
Berdasarkan informasi tersebut, Tim Opsnal Reskrim Polres Aceh Tenggara langsung melakukan upaya penyelidikan menuju Desa Ise-Ise Kec. Pantan Cuaca Kab. Gayo Lues untuk mencari jenazah korban yang dibuang oleh WW dan K,
Tim Opsnal Satreskrim Polres Aceh Tenggara telah berhasil menemukan mayat korban yang telah di buang Desa Ise-Ise Kecamatan Pantan Cuaca Kabupaten Gayo Lues. Dan bawa ke RSUD H Sahudin Kutacane guna melidiki lebih lanjut.
(Dewan Redaksi Salihan)








































