Kala Darah Jatuh di Tiro: Saatnya Forbes Ajak Dasco Selesaikan Bendera Aceh

KRIMINAL 24

- Team

Kamis, 5 November 2026 - 23:37

4013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH  |  Insiden tragis di Gampong Pulo Keunari, Tiro, Pidie, pada Rabu (4/11/2026) lalu harus menjadi alarm keras.

Ternyata, pendekatan di lapangan baik itu lewat penertiban fisik atau pelarangan paksa telah menemui jalan buntu.

Semua harus sepakat tidak boleh ada lagi darah yang tumpah hanya karena sehelai kain. Tujuan politik tertinggi haruslah keselamatan warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ingat! Polemik bendera Aceh ini sudah menggantung selama 13 tahun—melewati era tiga Mendagri (Gamawan Fauzi, Tjahjo Kumolo, hingga Tito Karnavian) yang diwarnai tarik-ulur regulasi dan sengketa administratif.

Jadi, sudah saatnya persoalan ini ditarik dari jalanan dan diselesaikan di meja perundingan politik tingkat tinggi, meniru semangat MoU Helsinki dan UUPA.

Untuk itu, saya mendorong Forum Bersama (Forbes) DPR-DPD RI asal Aceh di bawah kepemimpinan TA Khalid untuk segera mengambil inisiatif taktis, menjalin komunikasi politik intensif dengan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad (Dasco).

Mengapa Dasco? Publik Aceh tahu betul bagaimana rekam jejak sukses Dasco dalam mengawal isu strategis di Aceh, mulai dari revisi UUPA hingga penyelesaian sengketa empat pulau milik Aceh beberapa waktu lalu.

Saya kira, langkah mendesak yang harus kita dorong bersama:

1. Hentikan penertiban represif di lapangan; berlakukan moratorium dan pendinginan suasana (cooling down).

2. Lakukan investigasi independen yang transparan atas insiden di Tiro dan hadirkan pemulihan bagi keluarga korban.

3. Fasilitasi “urun rembuk” tingkat tinggi antara Presiden, Gubernur Aceh, DPRA, dan pimpinan pusat untuk melahirkan kompromi politik yang bermartabat.

13 tahun menunggu sudah cukup.

Jangan biarkan korban jiwa berikutnya jatuh akibat kebuntuan politik. Marwah Aceh dan komitmen damai pusat harus dirawat bersama.

Mari dukung langkah damai ini. Silakan bagikan jika Anda sepakat!

Berita Terkait

Ketua FORBES DPR RI-DPD RI Asal Aceh Kecam Penembakan Warga, Desak Penyelesaian Bendera Aceh Lewat Dialog dan Jalur Konstitusional
Pasca-Insiden Tragis di Tiro, Aktivis HAM Aceh Desak Forbes DPR/DPD RI Inisiasi Perundingan Tingkat Tinggi Bersama Sufmi Dasco
10. Pengadaan Kitab Rp50,53 Miliar Jadi Polemik, Dinas Sebut Masih Diteliti Tim Peneliti Kitab
ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Menyeluruh Pascainsiden KMP Aceh Hebat 2
Syahbudin Padang Soroti Pemahaman Keliru Tentang Legalitas Media di Indonesia
Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengerahkan 70 Relawan untuk membersihkan SMPN 5 Karang Baru Aceh Tamiang
Ketua IWOI Aceh Rombak Total Kepengurusan di Awal Tahun 2026

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 00:27

Miris di Gayo Lues! Mau Mengkebumikan Jenazah Harus Berenang, Jembatan Gantung Desa Pasir Tripe Jaya Putus Tak Kunjung Diperbaiki

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:54

Sudah Hampir Setahun Pasca Bencana BNPB Pusat Belum Bayarkan Sewa Alat Ke Pengusaha Lokal di Gayo Lues

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:47

Tim Wasev Kunjungi Lokasi TMMD ke-130 TA 2026 Kodim 0113/Gayo Lues

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:43

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:25

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Rehab Masjid Baiturrahman Kampung Gajah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:34

Satreskrim Polres Gayo Lues Amankan Dua Pria Terlibat Judi Online

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:43

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Rehab Masjid Baiturrahman Kampung Gajah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:31

Rehab MCK, Sasaran Tambahan TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Berlanjut

Berita Terbaru