Pasca-Insiden Tragis di Tiro, Aktivis HAM Aceh Desak Forbes DPR/DPD RI Inisiasi Perundingan Tingkat Tinggi Bersama Sufmi Dasco

KRIMINAL 24

- Team

Kamis, 5 November 2026 - 23:45

4020 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH, 5 November 2026 — Insiden berdarah yang menelan korban jiwa di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, pada Rabu (4/11) lalu memicu keprihatinan mendalam dari jajaran aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) di Aceh. Aktivis HAM Aceh, Razali alias Nyakli Maop, menegaskan bahwa peristiwa ini harus menjadi alarm keras bagi seluruh pemangku kepentingan bahwa pendekatan fisik dan penertiban represif di lapangan telah menemui jalan buntu.

Nyakli Maop mendesak agar penanganan polemik bendera Aceh segera dialihkan dari pendekatan keamanan di jalanan menuju meja perundingan politik tingkat tinggi yang bermartabat, sejalan dengan semangat MoU Helsinki dan Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA).

“Semua pihak harus sepakat, tidak boleh ada lagi darah yang tumpah hanya karena sehelai kain. Tujuan politik tertinggi adalah keselamatan warga negara,” tegas Razali dalam siaran pers resminya hari ini di Banda Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Razali mengingatkan bahwa polemik bendera Aceh telah terbengkalai selama 13 tahun melewati tiga kepemimpinan Menteri Dalam Negeri, mulai dari Gamawan Fauzi, almarhum Tjahjo Kumolo, hingga Tito Karnavian—yang terus terjebak dalam sengketa administratif dan tarik-ulur regulasi tanpa penyelesaian tuntas.

Guna mengurai kebuntuan panjang ini, Razali menyerukan langkah diplomasi taktis:

Inisiasi Forbes DPR-DPD RI asal Aceh: Mendorong Forum Bersama (Forbes) DPR-DPD RI asal Aceh di bawah kepemimpinan TA Khalid untuk segera mengambil inisiatif politik.

Dengan Pimpinan DPR RI: Membangun komunikasi politik intensif dengan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad (Dasco), memanfaatkan rekam jejak suksesnya dalam mengawal isu-isu vital Aceh, seperti revisi UUPA dan penyelesaian sengketa empat pulau milik Aceh.
Sebagai penanganan jangka pendek dan panjang, Razali merumuskan tiga poin rekomendasi mendesak

Moratorium Penertiban: Menghentikan seluruh tindakan represif di lapangan serta menentapkan masa pendinginan suasana (cooling down).

Investigasi Independen & Transparan: Membentuk tim investigasi independen untuk mengusut insiden di Tiro secara tuntas serta memfasilitasi pemulihan bagi keluarga korban.

Urun Rembuk Tingkat Tinggi: Memfasilitasi pertemuan antara Presiden RI, Gubernur Aceh, DPRA, dan pimpinan pusat untuk melahirkan kompromi politik yang selaras dengan komitmen damai.

“Tiga belas tahun menunggu sudah lebih dari cukup. Kebuntuan politik tidak boleh terus mengorbankan jiwa warga. Marwah Aceh dan komitmen damai pusat harus kita rawat bersama melalui dialog yang elegan,” tutup Razali. (*)

Berita Terkait

Ketua FORBES DPR RI-DPD RI Asal Aceh Kecam Penembakan Warga, Desak Penyelesaian Bendera Aceh Lewat Dialog dan Jalur Konstitusional
Kala Darah Jatuh di Tiro: Saatnya Forbes Ajak Dasco Selesaikan Bendera Aceh
10. Pengadaan Kitab Rp50,53 Miliar Jadi Polemik, Dinas Sebut Masih Diteliti Tim Peneliti Kitab
ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Menyeluruh Pascainsiden KMP Aceh Hebat 2
Syahbudin Padang Soroti Pemahaman Keliru Tentang Legalitas Media di Indonesia
Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengerahkan 70 Relawan untuk membersihkan SMPN 5 Karang Baru Aceh Tamiang
Ketua IWOI Aceh Rombak Total Kepengurusan di Awal Tahun 2026

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 00:27

Miris di Gayo Lues! Mau Mengkebumikan Jenazah Harus Berenang, Jembatan Gantung Desa Pasir Tripe Jaya Putus Tak Kunjung Diperbaiki

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:54

Sudah Hampir Setahun Pasca Bencana BNPB Pusat Belum Bayarkan Sewa Alat Ke Pengusaha Lokal di Gayo Lues

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:47

Tim Wasev Kunjungi Lokasi TMMD ke-130 TA 2026 Kodim 0113/Gayo Lues

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:43

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:25

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Rehab Masjid Baiturrahman Kampung Gajah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:34

Satreskrim Polres Gayo Lues Amankan Dua Pria Terlibat Judi Online

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:43

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Rehab Masjid Baiturrahman Kampung Gajah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:31

Rehab MCK, Sasaran Tambahan TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Berlanjut

Berita Terbaru