Apresiasi Kepala SMPN 10 Tangsel, Tegas Tangani Dugaan Perundungan Siswi

KRIMINAL 24

- Team

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:06

4028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Ketua Organisasi Pemerhati Pendidikan Indonesia, Dedi Siregar, menyampaikan apresiasi kepada Kepala SMPN 10 Tangerang Selatan, Kunardi, beserta jajaran pihak sekolah atas langkah cepat dalam menangani dugaan kasus perundungan yang melibatkan sejumlah siswi dan kakak kelasnya.

Menurut Dedi Siregar, langkah pihak sekolah yang memberikan perhatian khusus, melakukan pemantauan, serta mengedepankan pembinaan terhadap siswa yang diduga terlibat merupakan bentuk tanggung jawab institusi pendidikan dalam menyikapi persoalan yang melibatkan peserta didik.

Ia menilai, respons cepat dan pendekatan pembinaan yang terarah dan khsus patut di apresiasi, persoalan di tangani secara serius, proporsional, dan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengapresiasi Kepala SMPN 10 Tangerang Selatan, Kunardi, beserta seluruh jajaran sekolah yang telah menunjukkan keseriusan dalam menangani dugaan perundungan ini. Langkah pemantauan dan pembinaan khusus terhadap siswa yang diduga terlibat merupakan bentuk perhatian sekolah terhadap keselamatan, kedisiplinan, dan perkembangan karakter peserta didik,” ujar Dedi Siregar.

Dedi menjelaskan, berdasarkan informasi yang beredar, dugaan perundungan tersebut terjadi di luar lingkungan sekolah, tepatnya di sebuah warung kopi (warkop), pada malam menjelang akhir pekan. Sebanyak 14 siswi disebut-sebut menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Menurutnya, fakta bahwa kejadian berlangsung di luar lingkungan sekolah tidak serta-merta menghilangkan pentingnya perhatian dan pendampingan dari pihak sekolah, terutama apabila

“Walaupun peristiwa ini disebut berlangsung di luar sekolah, kami memandang langkah sekolah untuk memberikan perhatian dan melakukan pembinaan tetap patut diapresiasi. Dunia pendidikan tidak hanya berbicara tentang kegiatan belajar-mengajar di dalam kelas, tetapi juga tentang pembentukan karakter, tanggung jawab, dan perilaku saling menghormati,” tegasnya.

Dedi Siregar juga mengapresiasi langkah Kepala SMPN 10 Tangerang Selatan, Kunardi, yang memberikan perhatian khusus terhadap tiga siswa serta menyatakan akan terus melakukan pemantauan dan pembinaan.

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan bahwa pihak sekolah tidak mengabaikan persoalan yang muncul dan berupaya memastikan perkembangan perilaku siswa tetap berada dalam pengawasan yang semestinya.

“Kami melihat adanya upaya dari pihak sekolah untuk memberikan perhatian serius. Kepala sekolah telah menjaga iklim pendidikan yang aman dan kondusif. Karena itu, langkah pemantauan, pembinaan, dan evaluasi secara berkelanjutan merupakan hal yang tepat yang telah di lakukan pihak sekolah, katanya.

”
Dedi Siregar menegaskan bahwa persoalan perundungan tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada pihak sekolah, terlebih apabila peristiwa yang dilaporkan berlangsung di luar lingkungan pendidikan.

Menurutnya, diperlukan keterlibatan orang tua, sekolah, dan lingkungan masyarakat untuk membangun pengawasan serta pendidikan karakter yang lebih kuat. Komunikasi antara pihak-pihak tersebut juga penting agar setiap persoalan yang melibatkan pelajar dapat diselesaikan secara tepat dan tidak menimbulkan persoalan baru.

Ia berharap langkah yang telah dilakukan SMPN 10 Tangerang Selatan dapat dilanjutkan melalui evaluasi berkala, penguatan edukasi antiperundungan, serta mekanisme pengaduan yang mudah diakses oleh siswa.

Menutup pernyataannya, Dedi Siregar kembali menyampaikan apresiasi kepada Kepala SMPN 10 Tangerang Selatan, Kunardi, dan jajaran sekolah atas perhatian serta langkah penanganan yang telah dilakukan. “Pada prinsipnya, kami mengapresiasi setiap langkah nyata pihak sekolah dalam menangani persoalan peserta didik. tutup Dedi Siregar.

Salam Hormat,
Dedi Siregar
Ketua Organisasi Pemerhati Pendidikan Indonesia

Berita Terkait

105 Hektare TNKS Sudah Hilang, Jika PETI di Kerinci Dibiarkan Maka Bencana Ekologis Tinggal Menunggu Waktu
Soroti Deretan Masalah, KAMAKSI Desak OJK dan KPK Periksa Direksi BCA
DPP LPPI: Ombudsman Harus Presisi, Jangan Rumah Dinas Dipersepsikan Sebagai Fasilitas Mewah Napi
Tuntut Evaluasi Kinerja, Aliansi Mahasiswa Geruduk Kantor Bank Jatim dan Gedung Negara Grahadi
Soroti Rentetan Kasus di Bank Mandiri, KAMAKSI Desak Dirut Riduan Mundur
Modal Konglomerat Mengalir ke Luar Negeri, Utang Global Membengkak, Pinjol Makin Berisiko
Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Judi Online Internasional Beromzet Rp890 Miliar
DPP BAPERA Mendesak Penista Al Qur’an di Ancol agar Di Hukum Berat

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:45

Ketua DPRK Nagan Raya Diduga Langgar Sumpah Jabatan, Rumah Dinas Negara Dijadikan Lokasi Dugaan Asusila

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:07

Dari Karyan ke Seluruh Beutong, Dugaan Ratusan Alat Berat Ilegal Beroperasi Bebas di Nagan Raya

Kamis, 24 September 2026 - 01:37

Kasus PT AJB Cermin Sistem Izin Tambang Retak: Saatnya Hukum Pihak yang Salah, Bukan Korban

Sabtu, 5 September 2026 - 13:06

Baru Seumur Jagung, Aroma Tak Sedap Tercium di RS SIM Nagan Raya: Rapat Tertutup dan Dana Pending Miliaran Dipertanyakan

Jumat, 4 September 2026 - 14:20

PETI Nagan Raya Disorot, Dokumen Laporan Ungkap Dugaan Setoran Rp30 Juta per Excavator dan Keterlibatan Oknum Aparat

Jumat, 14 Juni 2024 - 21:52

Pengadilan Tinggi Perberat Hukuman Keuchik Krung Seumayam Nagan Raya

Jumat, 17 Mei 2024 - 12:00

The Aceh Institute Gelar Briefing dengan Wartawan Terkait Kawasan Tanpa Rokok di Nagan Raya

Selasa, 14 Mei 2024 - 07:37

Para Ketua DPD Golkar Se-Aceh Sepakat HTM Nurlif untuk Maju Pilkada Aceh

Berita Terbaru