Pengadaan Buku,Amalia Diduga Dimarkup, Dana BOS Jadi Sorotan

- Team

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:33

40125 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – Kriminal24.com | Dugaan penggelembungan harga (markup) pengadaan Buku Amalia Ramadhan di lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar kian memanas. Informasi yang dihimpun menyebutkan harga buku di pasaran hanya berkisar Rp5.000 hingga Rp7.000 per eksemplar. Namun dalam dokumen pengadaan tercatat dibayarkan sebesar Rp13.000 per buku, dengan sumber anggaran menggunakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

 

Penggunaan Dana BOS dalam pengadaan ini menjadi sorotan serius. Dana BOS sejatinya diperuntukkan untuk mendukung operasional sekolah dan meringankan beban pendidikan siswa. Jika benar terjadi markup hampir dua kali lipat dari harga pasar, maka praktik tersebut bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berpotensi menggerus hak peserta didik atas fasilitas pendidikan yang layak.(19/02/2026)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Awak media telah mengonfirmasi pihak Dinas Pendidikan yang menyatakan bahwa proses pengadaan telah sesuai prosedur. Namun hingga kini belum ada penjelasan terbuka terkait analisa harga satuan, pembanding harga pasar, maupun rincian Rencana Anggaran Biaya (RAB). Tidak adanya transparansi dokumen pengadaan semakin memperkuat dugaan adanya ketidakwajaran dalam penggunaan Dana BOS tersebut.

 

Secara hukum, apabila terbukti ada perbuatan melawan hukum yang memperkaya diri sendiri atau orang lain dan merugikan keuangan negara, maka dapat dijerat Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 junto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pasal 2 ayat (1) mengancam pidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun serta denda hingga Rp1 miliar. Sementara Pasal 3 mengatur penyalahgunaan kewenangan yang menyebabkan kerugian negara.

 

Masyarakat mendesak Inspektorat dan aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan Dana BOS dalam pengadaan buku tersebut. Transparansi dan akuntabilitas mutlak diperlukan agar dana pendidikan tidak disalahgunakan dan benar-benar kembali kepada kepentingan siswa sebagai penerima manfaat utama.

 

(Nakku JAGUAR)

Berita Terkait

Piket Koramil Pantau Stok Beras di Gudang Bulog Malewang, Pastikan Ketahanan Pangan Aman
Koramil 1426-02/Polsel Gelar Sholat Subuh Berjama’ah Keliling Bersama Warga Di Tiga Masjid
Babinsa Kelurahan Palleko Pantau Skrining Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular
Shalat Subuh Berjamaah Media Komsos Koramil 1426-01/Polut Dengan Tokoh Masyarakat
Wujudkan Lingkungan Asri dan Sehat, Dandim 1426/Takalar Pimpin Karya Bakti di Kecamatan Pattallassang
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Dandim 1426/Takalar Hadiri Panen Raya Padi Bersama Petani
Wujudkan Lingkungan Bersih, Personel Koramil 1426-04/Galesong Kerja Bakti Bersama Siswa SMU dan SMP
Personel Koramil 1426-07/Pattalassang, Sholat Subuh Berjamaah Di Masjid Wilayah Binaan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 05:07

Piket Koramil Pantau Stok Beras di Gudang Bulog Malewang, Pastikan Ketahanan Pangan Aman

Minggu, 19 April 2026 - 00:02

Koramil 1426-02/Polsel Gelar Sholat Subuh Berjama’ah Keliling Bersama Warga Di Tiga Masjid

Sabtu, 18 April 2026 - 03:13

Babinsa Kelurahan Palleko Pantau Skrining Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular

Jumat, 17 April 2026 - 23:59

Shalat Subuh Berjamaah Media Komsos Koramil 1426-01/Polut Dengan Tokoh Masyarakat

Jumat, 17 April 2026 - 06:40

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Dandim 1426/Takalar Hadiri Panen Raya Padi Bersama Petani

Jumat, 17 April 2026 - 01:59

Wujudkan Lingkungan Bersih, Personel Koramil 1426-04/Galesong Kerja Bakti Bersama Siswa SMU dan SMP

Jumat, 17 April 2026 - 00:46

Personel Koramil 1426-07/Pattalassang, Sholat Subuh Berjamaah Di Masjid Wilayah Binaan

Kamis, 16 April 2026 - 11:00

KLARIFIKASI: Dandim 1426/Takalar Bantah Keras Isu Potongan Fee 20% Proyek Koperasi Merah Putih

Berita Terbaru