Berantas Halinar, Lapas Kelas IIA Tangerang Laksanakan Sidak

- Team

Selasa, 6 Agustus 2024 - 13:10

40183 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tangerang Kantor Wilayah Kemenkumham Banten menerima dan melaksanakan giat sidak kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) secara Insidentil oleh Kantor Wilayah Kemenkumham Banten sebagai deteksi dini pengamanan, pada Senin (6/8).

Kegiatan ini dihadiri dan didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Banten, Dodot Adikoeswanto dan juga dipimpin oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan, Jalu Yuswa Panjang. Turut hadir Kalapas Kelas IIA Tangerang, Yekti Apriyanti, pejabat struktural, pegawai dan jajaran Divisi Pemasyarakatan Kanwil Banten.

“Giat ini menjadi komitmen kita bersama dalam mewujudkan zero halinar didalam Lembaga Pemasyarakatan. Tetap utamakan Kewaspadaan, Periksa secara teliti dan pastikan tidak ada satupun yang terlewatkan.” Ucap Kepala Divisi Pemasyarakatan, Jalu Yuswa Panjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan diawali dengan pengarahan yang disampaikan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan dan selanjutnya membagi beberapa tim kolaborasi antara Divisi Pemasyarakatan Kanwil dengan Pegawai Lapas Kelas IIA Tangerang. Sejumlah satu blok Hunian Warga Binaan menjadi target sidak malam ini. Kegiatan dilanjutkan dengan penggeledahan badan warga binaan dan secara menyeluruh menggeledah barang di tiap kamar hunian.

Tidak hanya di kamar hunian warga binaan, Petugas juga melaksanakan penggeledahan secara merata dan menyeluruh ke sisi ruangan lainnya didalam Blok. Rangkaian sidak juga diisi dengan pelaksanaan tes urine kepada Warga Binaan yang dipilih secara acak.

“Hasil daripada sidak kamar hunian hari ini adalah Nihil dari Halinar dan juga Tes Urine yang Negatif. Namun ada beberapa barang terlarang yang ada di kamar warga binaan kami ambil sebagai penertiban barang-barang yang dilarang masuk kedalam Lapas untuk selanjutnya dikumpulkan sesuai jenisnya dan akan dibuatkan berita acara serta dimusnahkan. Kami akan terus bersinergi dengan Kanwil Banten untuk mewujudkan Lapas yang kondusif,” Tutur Kepala Kesatuan Pengamanan, Udur Martionna.(AVID/R)

Berita Terkait

Langkah Nyata Pemasyarakatan: Gabungkan Razia Ketat dan Penyuluhan Bahaya Narkoba demi Transformasi Pembinaan
KOMITMEN TEGAS! Rutan Perempuan Medan Laksanakan Ikrar Pemasyarakatan Bersih
Polda Sumut Resmi Pecat Kompol DK Melalui Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri
Lapas Kelas I Medan Hadirkan Layanan Administrasi Kependudukan bagi 604 WBP, Wujud Nyata Pelayanan Prima HBP ke-62
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Dugaan Penipuan dan Penggelapan oleh PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai, Nasabah Desak Polisi Segera Bertindak
Masa Akan Aksi Demo ke Polrestabes Medan Meminta Kapolresatbes Medan Menghentikan Kasus Korban Maling Menjadi Tersangka
Bupati Karo Hadiri Pelantikan Rektor USU Periode 2026–2031

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:56

Rakyat Dan Insan Pers Kecewa! Pejabat Yang Selama Ini Terlihat Tegas Ternyata Diduga Tak Bersih

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:08

Tokoh Pulau Merbau Dukung Kapolda Riau Tertibkan Panglong Arang Ilegal, Selamatkan Manggrove

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:21

Jadi Contoh Pemanfaatan Lahan, Jagung Polsek Kampar Kiri di Gunung Mulya Tumbuh Optimal

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:49

Polda Riau Beri Pendampingan Psikologis Untuk Keluarga Korban Curas di Rumbai

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:37

GPA Sultra Desak Mabes Polri Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Konawe

Selasa, 7 April 2026 - 10:28

Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional

Kamis, 2 April 2026 - 18:18

LAMR Kepulauan Meranti dan Balai Bahasa Provinsi Riau Laksanakan Bimtek Penulisan Buku Cerita Anak

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:32

Dugaan Pemerasan dan Pengancaman oleh Oknum Wartawan Terhadap Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Berujung Proses Hukum

Berita Terbaru