Kutacane,kriminal.com- masyrakat dua kecamatan mengeluh lambanya pemerintah Aceh Tenggara perbaiki oprit jembatan mbrung,Karna jalan mbarung lawe alas tembus kekecamatan darulhanah lagi pula jalan tersebut jalan internatif bagi masyarakat yang 2 kecamatan.terjadinya amruk oprit jembatan tersebut diterjang banjir, akibat hujan mengguyuri Aceh Tenggara senen sore hujan turun pukul 18,30 Wib, tidak ada henti-hentinya sampai pukul 23,30 wib.

Beberapa kepala desa yang 2 kecamatan mau menyampaikan keluhanya pada pj Bupati Aceh Tenggara , terkait kondisi oprit jembatan mbarung yang putus akibat diterjang banjir. Hingga saat ini, belum dilakukan perbaikan, senen (20/11/23).
Untuk saat ini jembatan darurat sudah di buat warga mbarung dan babinsa kecamatan Babussalam, bahan dibuat dari kayu kondisi jembatan yang di buat banbisa dan warga sudah selesai,untuk kendaran roda dua saja sudah bisa melintantasinya
Sedangkan untuk roda empat tidak dapat melintasi terpaksa melalui jembatan Silayakh dari Desa Pedesi maupun dari jembatan mamas kecamatan Darulhasanah.

“Ketika dikonfirmasi kriminal24com-Salah satu warga Desa Mbarung, M.Amin/Gedes umur 53 tahun mengatakan, jembatan darurat itu dibangun atas inisiatif warga dan Babinsa, agar anak sekolah bisa sekolah kembali, warga pun sudah bisa beraktivitas kembali seperti biasa”,jelas jamidan.
Sebab jembatan itu jalan alternatif bagi warga Kecamatan Babusalam dan kecamatan Lawe Alas dan kecamatan darulhasanah Selain itu juga jembatan akses bagi warga sekitarnya menuju ke lahan perkebunan.
Pembuatan jembatan darurat tersebut hanya sukarela warga dan Babinsa membangunnya harapan,warga mbarung, warga lawe alas dan warga darulhasanah pada pemerintah Aceh Tenggara secepatnya memperbaikan oprit jembatan mbrung dan mengalokasikan dana untuk perbaikan.
Harapan masyarakat 2 kecamatan dan sekitarnya pada intansi yang terkait secepat mungkin memperbaiki oprit jembatan mbarung Karna jembatan tersebut akses utama bagi masyarakat lawe alas dan warga sekitar. harapan masyarakat lawe alas dan warga mbrung,warga darulhasanah kepada pemerintah Aceh Tenggara untuk mengambil kebijakan untuk perbaikan oprit jembatan itu.Senen 20/11/23.(m,jeni).






