ACEH TENGGARA KRIMINAL24.COM | -Kondisi jalan Nasional di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara dan sekitarnya kini sangat memperhatikan, pasalnya, sepanjang ruas jalan Nasional di Kabupaten Aceh Tenggara yang ditangani oleh balai pelaksana jalan Nasional (BPJN) Aceh hingga kini masih banyak ditemukan lubang yang menanti korban.
Hal itu seakan-akan pihak BPJN Aceh terkesan Lamban dan tak mampu berkerja untuk pemeliharaan jalan Nasional di Kabupaten Aceh Tenggara. Seperti kondisi saat ini, ruas jalan Nasional di seputaran kota Kutacane masih banyak terlihat lubang yang tak kunjung diperbaiki oleh pihak BPJN Aceh.
Padahal alokasi anggaran untuk pemeliharaan jalan Nasional dari APBN Miliyaran rupiah dan sangat besar, namun realisasinya untuk pemeliharaan jalan Nasional hingga kini masih sangat minim kata Arafik Beruh aktivis Gerakan Anti Korupsi Alas Generasi (GAKAG) kepada Kriminal24.Com pada Sabtu (04/11/2023).

Hal ini Dijelaskannya, kondisi ruas jalan Nasional di Kabupaten Aceh Tenggara hingga kini terus menjadi perhatian,” pihak BPJN Aceh terkesan tak peduli dengan kondisi jalan Nasional di Aceh Tenggara, ungkap nya Arafik
Dana pemeliharaan jalan Nasional itu langsung dikelola oleh pihak BPJN Aceh,” kemana saja dana pemeliharaan itu?. Karena kondisi jalan Nasional di Kabupaten Aceh Tenggara terus menuai kritikan, baik dari aktivis dan masyarakat pengguna jalan Nasional yang melintas, namun, semua itu terkesan tidak ada perhatian serius dari pihak BPJN Aceh,”
Oleh karena itu, kondisi jalan Nasional masih banyak ditemukan lubang di seputaran kota Kutacane yang terkesan tak kunjung diperbaiki oleh pihak BPJN Aceh.
Untuk itu kita minta kepada aparat penegak hukum (APH) khususnya Polda Aceh untuk segera melakukan pendalaman terhadap realisasi anggaran pemeliharaan jalan Nasional di BPJN Aceh pada tahun 2020-2023,” kemana dana pemeliharaan jalan Nasional setiap tahunnya di peruntukan. Nah, hal ini sangat perlu untuk dilakukan pendalaman oleh APH kata Arafik Beruh mengakhiri
(Dewan Redaksi Salihan)






