Dr. H. M. Nasir Djamil (DPR RI): Polres Gayo Lues Tunjukkan Bahwa Perjuangan Melawan Narkoba Tidak Pernah Sia-Sia

KRIMINAL 24

- Team

Senin, 27 Oktober 2025 - 17:10

40268 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Langkah signifikan dalam upaya pemberantasan narkotika kembali ditunjukkan oleh aparat kepolisian di daerah. Kali ini Polres Gayo Lues menjadi sorotan nasional setelah mencatat pencapaian luar biasa dalam memerangi peredaran gelap narkoba di wilayahnya. Sejak awal tahun hingga Oktober 2025, Polres di wilayah pegunungan yang berada di Provinsi Aceh ini berhasil mengungkap dan menghentikan peredaran berbagai jenis narkotika dalam jumlah yang sangat besar. Catatan resmi menyebutkan bahwa jajaran Satres Narkoba Polres Gayo Lues berhasil menyita lebih dari 2 ton ganja kering, 2,7 kilogram sabu, dan 28 butir ekstasi. Tak hanya itu, mereka juga menemukan dan memusnahkan ladang ganja di 15 titik tersebar di empat kecamatan berbeda di kawasan pegunungan yang dikenal sulit dijangkau.

Kinerja ini mendapat apresiasi tinggi dari Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Dr. H. M. Nasir Djamil dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dalam pernyataan resminya yang disampaikan pada Senin (27/10/2025), Nasir mengawali dengan salam sekaligus menggarisbawahi bahwa apa yang dilakukan oleh kepolisian di daerah tersebut adalah bagian dari tanggung jawab besar dan langkah konkret bangsa dalam memerangi narkotika. Ia menyebut bahwa Polres Gayo Lues telah mencatat sejarah penting dalam lintasan pemberantasan narkoba, sebuah prestasi yang patut menjadi contoh bagi kepolisian di daerah lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, keberhasilan yang diraih Polres Gayo Lues di bawah kepemimpinan AKBP Hyrowo tidak hanya menjadi catatan angka semata, melainkan bukti nyata bahwa sinergi antara masyarakat, aparat hukum, dan kepemimpinan yang kuat dapat memberikan hasil luar biasa. Dari 56 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka sepanjang tahun ini, sebanyak 22 di antaranya terlibat dalam jaringan perdagangan ganja kering skala nasional dan lintas negara dengan indikasi kuat keterlibatan pihak dari Malaysia. Sementara itu, 30 orang lainnya berkaitan dengan kasus sabu, dan empat tersangka teridentifikasi melakukan peredaran ekstasi. Fakta ini menunjukkan bahwa Kabupaten Gayo Lues, meski berada di wilayah geografis yang terpencil, menjadi salah satu titik rawan yang menjadi target aktivitas jaringan narkoba skala besar.

Lebih lanjut, Nasir Djamil menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Polres Gayo Lues merupakan langkah strategis yang sejalan dengan misi nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang tengah giat menjalankan program “Asta Cita”, termasuk prioritas dalam menciptakan Indonesia yang aman dari bahaya narkotika. Menurutnya, upaya aparatur kepolisian di lapangan juga mencerminkan pelaksanaan nyata dari arahan Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, dalam memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya tanpa kompromi.

Anggota legislatif yang dikenal vokal dalam isu hukum dan keamanan ini menegaskan bahwa pemberantasan narkotika tidak bisa dilakukan setengah hati. Ia menekankan perlunya keberlanjutan kebijakan dan konsistensi aparat penegak hukum dalam merespons ancaman narkoba yang semakin kompleks dan berskala internasional. Dalam konteks ini, Satres Narkoba Polres Gayo Lues dinilai telah menunjukkan profesionalisme dan dedikasi di atas rata-rata dalam menembus kawasan pegunungan terpencil untuk membongkar dan melenyapkan ladang ganja yang selama ini menjadi sumber suplai utama kawasan barat Indonesia.

Tidak hanya mengapresiasi institusi kepolisian, Nasir juga menyampaikan penghargaan tinggi kepada masyarakat Kabupaten Gayo Lues yang telah memberikan dukungan besar serta berani melaporkan keberadaan aktivitas mencurigakan yang mengarah pada peredaran narkoba. Kolaborasi seperti inilah, menurutnya, yang dibutuhkan bangsa dalam mengikis habis pengaruh narkoba yang telah merusak jutaan generasi muda Indonesia.

Dr. Nasir Djamil menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen DPR RI, khususnya Komisi III, untuk terus mengawal dan mendukung upaya pemberantasan narkotika di seluruh Indonesia. Ia berharap keberhasilan Polres Gayo Lues ini dapat menginspirasi satuan wilayah lain untuk tidak mudah menyerah menghadapi tekanan dan ancaman dari para pelaku kejahatan narkotika yang terus berupaya menyusup ke berbagai lapisan dan wilayah Nusantara. Dengan kerja keras, sinergi yang kuat, dan keberanian, ia yakin cita-cita Indonesia bebas narkoba akan makin dekat untuk diraih bersama. (Abdiansyah)

Berita Terkait

105 Hektare TNKS Sudah Hilang, Jika PETI di Kerinci Dibiarkan Maka Bencana Ekologis Tinggal Menunggu Waktu
Soroti Deretan Masalah, KAMAKSI Desak OJK dan KPK Periksa Direksi BCA
DPP LPPI: Ombudsman Harus Presisi, Jangan Rumah Dinas Dipersepsikan Sebagai Fasilitas Mewah Napi
Tuntut Evaluasi Kinerja, Aliansi Mahasiswa Geruduk Kantor Bank Jatim dan Gedung Negara Grahadi
Soroti Rentetan Kasus di Bank Mandiri, KAMAKSI Desak Dirut Riduan Mundur
Modal Konglomerat Mengalir ke Luar Negeri, Utang Global Membengkak, Pinjol Makin Berisiko
Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Judi Online Internasional Beromzet Rp890 Miliar
DPP BAPERA Mendesak Penista Al Qur’an di Ancol agar Di Hukum Berat

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:13

PPWI Ogan Ilir Resmi Laporkan Dugaan Setoran Kepala Sekolah Ke Polda Sumsel

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:05

PPWI Ogan Ilir Sambangi Polda Sumsel, Fidiel Castro: Kebenaran Harus Diungkap, Jangan Biarkan Fitnah Berlarut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:15

Modus Suara Mirip dan Foto WhatsApp, Gubernur Kaltara Imbau Waspadai Penipuan Siber Lintas Wilayah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:17

Polres Simalungun Gencar Tebar Stiker Nomor Darurat hingga Pelosok Wisata Parapat, Antisipasi Cuaca Ekstrem Danau Toba

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:08

KAKI Jatim Puji Langkah Kapolri Hadir di Tengah Aksi dan Dengarkan Aspirasi Buruh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:11

Rahmawati Zainal: Komisi VII DPR Targetkan Kuota Tenaga Kerja Lokal Minimum 90 Persen dalam RUU Kawasan Industri

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:09

HUT ke-27 Kabupaten Nunukan: Gubernur Zainal Paliwang Tekankan Pentingnya Identitas Bangsa di Perbatasan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:25

KAKI Jatim: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjuk Irjenpol Dekananto Eko Purnomo Sebagai Kapolda Jawa Timur

Berita Terbaru