Jerry Massie : Pemerintahan Prabowo Sebaiknya tak Perlu Pakai Influencer dan Buzzer

KRIMINAL 24

- Team

Kamis, 12 September 2024 - 06:08

40274 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pengamat politik sekaligus Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menyarankan agar pemerintahan Prabowo ke depan tak perlu menggunakan jasa para influencer dan kelompok buzzer.

Menurut Jerry, selain buang-buang anggaran saja, influencer itu tak ada manfaatnya bagi bangsa. Waktu lalu puluhan influencer ke IKN mempromosikan ibukota baru ini, tapi buntutnya nihil alias tak ada manfaatnya.

“Tak bisa dipungkiri era Jokowi banyak menggunakan buzzer dan influencer untuk memback-up dan menutupi kekurangannya. Pola dan cara kerja mereka hanya puja-puji sang Presidem bak dewa dan raja dan melawan jika ada sikritik mahasisw dan rakyat Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut kata Jerry, ditaksir ratusan miliar amggaran negara yang digelontorkan oleh pemerintah tapi semua mubazir selain bikin gaduh, banyak info disinformation banyak menghiasi medsos.

“Saya sudah membaca grand strategy dan grand design pemerintahan Prabowo yang lebih menitik-berarkan pada penguatan sektor pangan, membangun dan memperbaiki sekolah-sekolah yang rusak bahkan mmeberi makan bergisi bagi anak-anak serta kesejahteraan pegawai dan buruh.

“Ketimbang  bayar i’nfluencer‘ dan ‘buzzer‘ yang tak bergina lehih baik duit itu dipakai untuk beasiswa anak sekolah, ini sudah sesuai konstitusi negara kita.Malahan sejak ada influencer justru negara kira jadi berantakan an amburadul,” kata dia.

Sebetulnya untuk soal urusan marketing politik sebaiknya dipakai cara-cara yang elegan dan punya benefitnya.

Memang ujar Jerry, kalau pemimpin otaknya tak jalan, tak ada konsep dan ide serta kurang cerdas maka yang bersangkutan  barangkali akan memakai pola short cut (jalan pintas) untuk mencapai sesuatu tanpa berpikir panjang lagi

Lebih baik tuturnya, Prabowo menakai jasa para akademisi dan kelompok intelektual, serta konsultan-konsultan yang kompeten dan menguasai bidang dan persoalan untuk menyampaikan pesan pemerintah kepada rakyat.

Berita Terkait

105 Hektare TNKS Sudah Hilang, Jika PETI di Kerinci Dibiarkan Maka Bencana Ekologis Tinggal Menunggu Waktu
Soroti Deretan Masalah, KAMAKSI Desak OJK dan KPK Periksa Direksi BCA
DPP LPPI: Ombudsman Harus Presisi, Jangan Rumah Dinas Dipersepsikan Sebagai Fasilitas Mewah Napi
Tuntut Evaluasi Kinerja, Aliansi Mahasiswa Geruduk Kantor Bank Jatim dan Gedung Negara Grahadi
Soroti Rentetan Kasus di Bank Mandiri, KAMAKSI Desak Dirut Riduan Mundur
Modal Konglomerat Mengalir ke Luar Negeri, Utang Global Membengkak, Pinjol Makin Berisiko
Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Judi Online Internasional Beromzet Rp890 Miliar
DPP BAPERA Mendesak Penista Al Qur’an di Ancol agar Di Hukum Berat

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:13

PPWI Ogan Ilir Resmi Laporkan Dugaan Setoran Kepala Sekolah Ke Polda Sumsel

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:05

PPWI Ogan Ilir Sambangi Polda Sumsel, Fidiel Castro: Kebenaran Harus Diungkap, Jangan Biarkan Fitnah Berlarut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:15

Modus Suara Mirip dan Foto WhatsApp, Gubernur Kaltara Imbau Waspadai Penipuan Siber Lintas Wilayah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:17

Polres Simalungun Gencar Tebar Stiker Nomor Darurat hingga Pelosok Wisata Parapat, Antisipasi Cuaca Ekstrem Danau Toba

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:08

KAKI Jatim Puji Langkah Kapolri Hadir di Tengah Aksi dan Dengarkan Aspirasi Buruh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:11

Rahmawati Zainal: Komisi VII DPR Targetkan Kuota Tenaga Kerja Lokal Minimum 90 Persen dalam RUU Kawasan Industri

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:09

HUT ke-27 Kabupaten Nunukan: Gubernur Zainal Paliwang Tekankan Pentingnya Identitas Bangsa di Perbatasan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:25

KAKI Jatim: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjuk Irjenpol Dekananto Eko Purnomo Sebagai Kapolda Jawa Timur

Berita Terbaru