Anastasia : Quantum of Spirit Pemuda Indonesia

- Team

Selasa, 15 Agustus 2023 - 12:47

40211 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Maria Annastasia
(Motivator, Seniman, Guru dan Aktivis Wanita)

Di Bulan Agustus yang membara adalah bulan sakral untuk bumi Nusantara, momentum kemerdekaan NKRI menjadi pelecut akan bangkit yang sebenarnya menuju Indonesia Raya dalam arti sesungguhnya.

Jakarta – Indonesia sudah masuk tahun politik, saatnya pemuda/i berbenah bukan masanya lagi pemuda di jadikan model kelinci percobaan dan menjadi alat pendobrak yang punya kepentingan. Ucapnya di KFC, Kuningan, Jakarta, pada Sabtu (12/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tasya panggilan akrabnya mengatakan, “pemuda hebat bukan mereka yang pandai berkelahi, kaya dan sukses secara duniawi. Akan tetapi pemuda hebat mereka yang bermanfaat untuk orang lain dan lingkungan sekitarnya”, ucapnya di awal wawancara.

Tasya menambahkan, “saya harus bunyi ni, untuk menyuarakan lewat tinta kertas elektronik ini agar pemuda tidak patah arang dengan kondisi perkonomian global yang makin tidak menentu di karenakan akan adanya gelagat perang lintas benua yang akan berdampak sistemik pada perekonomian Indonesia. Potensi kalian anak muda Indonesia tidak terhingga, tinggal bagaimana kamu (para pemuda) memaksimalkan potensi terpendam.

Wanita yang berprofesi sebagai guru ini menegaskan, “pandai dan teliti memilah dalam pergaulan, teman yang selalu menjatuhkan semangat, menciutkan nyali kalian tinggalkan secepatnya agar tidak terkena energi negatif untuk psikologis kalian kedepan”, ungkapnya.

Lebih lanjut wanita cantik ini menambahkan, “wahai pemuda/i Indonesia, jangan mau di kerdilkan semngat dan cita cita atas definisi versi orang lain tentukan sendiri versi kamu, langkahnya tidak besar dan raksasa. Langkah kecil yang dilakukan dengan tekun, ikhlas yang bisa membawa arti. Buat setiap langkah dan hela nafasmu menjadi bermakna.

Kalian pemuda pasti pernah mendengar sebuah kalimat fokus dan konsisten pangkal dari kesuksesan. Mau sukses dalam hal apa? Tentukan dari sekarang, jangan gunakan definisi sukses dari orang lain. Definisi sukses kalian sendiri yang tentukan.

Alumni IKJ ini menjelaskan, “dalam hal kecil misalnya dengan konsisten berbagi kepada orang yang kurang beruntung secara ekonomi. setidaknya dalam seminggu pernah membahagiakan orang lain. Bahagiakanlah orang lain versi kamu, maka tuhan akan bahagiakan versi kita. Tidak selalu materi, perlakuan baik kita kepada orang lain itu adalah langkah kecil untuk menjadikan anda sukses versi kalian”, pungkasnya.

Lebih lanjut Anastasia menuturkan, sebagai seorang guru sering melihat para alumni SMA ketika reuni, kalimat sukses menjadi kata lumrah. Versi kita dan mereka itu beda loh jangan disamakan. Tidak melulu sukses itu disandingkan dengan materi dan jabatan. Ketika kalian mampu bermanfaat untuk orang lain dan lingkungan anda, maka kalian sudah sukses. Lakukan itu dengan konsisten. Energi positif yang kalian keluarkan akan kembali kepada kamu. Begitu juga sebaliknya, ucapnya dengan penuh gelora.

Lebih lanjut pianis cerdas ini menuturkan, jangan rendah diri dengan kawan kawan yang sudah lebih dulu bersinar, seperti langit yang lapang membentang. Ingat dunia masih cukup menampung bintang menanti kamu yang punya keberanian. Jika mayoritas pemuda masih meyempitkan kata sukses itu dengan jabatan dan materi, step awal yang harus kalian ambil adalah keberanian dalam melangkah.

Jangan tunda, takut dan banyak berapologi. Saatnya kalian action wahai pemuda indonesia bukan lagi berteori dan berandai. Dan ingat jangan takut gagal, mumpung masih muda habiskan kuota gagal anda dari sekarang.

Ketika kamu telah sukses versi diri kalian hal selanjutnya adalah tetaplah sederhana. Ketika kamu sederhana pasti kamu akan peka dan ingat selalu membumi dan berbudaya maka kamu akan harmoni, Semangat terus pemuda Indonesia, tutupnya dengan nada heroik”

Berita Terkait

Himlab Raya Jakarta: Bupati Labusel Layak Diakui sebagai Pemimpin yang Dekat dengan Masyarakat
Seminggu Tanpa Respon, DPP IWO Indonesia Desak Kasatpol PP DKI Jakarta Buka Ruang Dialog Terkait Sengketa Lahan Gudang Cakung
Program Makan Bergizi Gratis Sudah Tepat Dilanjutkan, Narasi “Hentikan MBG” Dinilai Menghambat Kemajuan Anak Bangsa
Ibu Muda Berjuang 12 Tahun Mencari Keadilan Atas Lelang Fiktif Bank Mega, Indikasi Diduga Pemalsuan Tanda Tangan Pada APHT
DPP LIPPI: Stop Framing Menyesatkan Terhadap Zulkifli Hasan, Narasi Negatif Itu adalah Hoaks
ALL STAR, Memiliki Peran Sosial Dalam Mencegah Konflik & Tawuran Remaja
Kiamat Bagi Faisal Amsir, Buru Sang Predator Seksual yang Licin bagai Belut
Refleksi Satu Tahun Bupati Labusel, HIMLAB Raya Jakarta Tegaskan Komitmen Dukungan Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:31

Unit Lingkaber Polres Karo Bubarkan Kelompok Remaja, Potensi Tawuran dan Balap Liar Berhasil Dicegah

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:29

Seorang Pria Lansia Diamankan Polsek Berastagi, Tanam Ganja 14 Batang di Ladangan

Senin, 25 Mei 2026 - 19:02

Kapolres Karo Bentuk Tim Lingkaber, “Kelelawar” Demi Keamanan Malam untuk Upaya Cegah Kejahatan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:19

Polsek Munte Gelar Fasilitasi Mediasi – Pelajar Dua Desa Berdamai

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:19

8 Batang Pohon Ganja ditemukan di ladang Warga, Polres Karo Amankan Tersangka HSG

Rabu, 15 April 2026 - 16:48

Seorang Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Karo di Pinggir Jalan Merek–Siantar

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:46

Polsek Simpang Empat Gelar Pengamanan Pesta Tahunan di Desa Ndeskati

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:33

Bupati Karo Buka Musrenbang RKPD 2027 : Fokus pada Ketahanan Pangan, Kemandirian Fiskal, dan Sinergi Kawasan

Berita Terbaru