PUSAT PENGEMBANGAN RISET SAMPAH INDONESIA (PERISAI) MENDUKUNG KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH SECARA KOMPREHENSIF

- Team

Selasa, 19 Maret 2024 - 08:29

40170 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta–Berdasarkan hasil penginputan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang dilakukan oleh 111 Kabupaten/kota se-Indonesia pada tahun 2023, terdapat 17,9 juta ton timbulan sampah tahunan yang dihasilkan. Dari data tersebut, sebanyak 12 juta ton atau 66,85% sampah telah terkelola. Sedangkan, sebanyak 5,9 juta ton atau 33,15% sampah lainnya tidak terkelola.

Sebuah studi tentang sampah mengungkapkan setiap jamnya tumpukan sampah di Indonesia dapat menutupi setengah dari tinggi Monas. Bahkan setiap harinya sampah dapat menimbun Stadion Utama Gelora Bung Karno dengan tinggi sekitar tiga kali lipat. Hal ini merupakan efek pengelolaan sampah yang tidak benar, baik di perkotaan maupun pedesaan.

Dalam forum Zoom Meeting bertajuk “Kebersihan adalah investasi. Sampahku Tanggung Jawabku”, Pendiri Yayasan Perisai (Pusat Pengembangan Riset Sampah Indonesia) Ir. Sri Bebassari, M.Si, menyampaikan selama ini, masalah persampahan belum menjadi prioritas dibandingkan dengan pembangunan di bidang lain. Padahal sampah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia sehari-hari. Berbicara tentang pengelolaan sampah, maka perlu membahasnya dengan pendekatan lima aspek, mulai dari aspek peraturan, kelembagaan atau institusi, pendanaan, sosial budaya serta aspek teknologi. Lima aspek pengelolaan sampah ini dapat berjalan apabila ada political will dari pihak pemerintah pusat dan daerah. Jika semua aspek ini dapat dilakukan dengan menyeluruh dan holistik, maka sampah tidak lagi menjadi bom waktu, lingkungan menjadi bersih dan sehat yang pada gilirannya sampah pun memberi manfaat bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai salah satu elemen masyarakat yang telah berkiprah sejak tahun 2008 di bidang persampahan, Yayasan Perisai senantiasa mendukung komitmen pemerintah untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang komprehensif. Beberapa upaya yang telah dilakukan oleh Yayasan Perisai di antaranya dengan menyediakan data dan informasi pengelolaan sampah, mendorong penerapan pengelolaan sampah berkelanjutan, mendistribusikan informasi sistem pengelolaan sampah yang tepat kepada publik, memfasilitasi kegiatan penelitian dan pendidikan pengelolaan sampah, serta mengembangkan jaringan kerja di bidang pengelolaan sampah.

Yayasan Perisai meyakini bahwa pengelolaan sampah yang tepat merupakan kunci terwujudnya kebersihan lingkungan yang optimal. Jika suatu daerah sudah bersih, maka kualitas hidup masyarakat akan meningkat. Karena sejatinya kebersihan sejajar keamanan, kesehatan dan pendidikan yang harus dijamin oleh pemerintah.

Berita Terkait

Respons Narasi Provokatif terhadap Presiden Prabowo, PP GP Al Washliyah Rilis 4 Pernyataan Sikap
Profesor Sutan Nasomal Acungi Jempol Atas Upaya Presiden Prabowo Menekan Berkembangbiak Tikus Ekonomi Grogoti Jalur Eksport Import !!
Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Tetapkan Hukuman Mati Bagi LGBT
AHY Tak Pernah Minta Bantuan Sony Sonjaya, DPP LPPI Minta Publik Tidak Terprovokasi
Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia
Himlab Raya Jakarta: Bupati Labusel Layak Diakui sebagai Pemimpin yang Dekat dengan Masyarakat
Seminggu Tanpa Respon, DPP IWO Indonesia Desak Kasatpol PP DKI Jakarta Buka Ruang Dialog Terkait Sengketa Lahan Gudang Cakung
Program Makan Bergizi Gratis Sudah Tepat Dilanjutkan, Narasi “Hentikan MBG” Dinilai Menghambat Kemajuan Anak Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:41

Kisah Musdalifa: Gagal Masuk SMP Negeri Terdekat Indralaya Kini Terancam Putus Sekolah, Orang Tua Mohon Solusi Pemerintah

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:45

Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:04

Kalapas Labuhan Ruku Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Podcast YouTube ke Polres Batu Bara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:32

5 Kg Bibit Jagung Ditanam Polri Petani Lubuk Sakai

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:56

Rakyat Dan Insan Pers Kecewa! Pejabat Yang Selama Ini Terlihat Tegas Ternyata Diduga Tak Bersih

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:08

Tokoh Pulau Merbau Dukung Kapolda Riau Tertibkan Panglong Arang Ilegal, Selamatkan Manggrove

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:21

Jadi Contoh Pemanfaatan Lahan, Jagung Polsek Kampar Kiri di Gunung Mulya Tumbuh Optimal

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:49

Polda Riau Beri Pendampingan Psikologis Untuk Keluarga Korban Curas di Rumbai

Berita Terbaru