Sejumlah Ruas Jalan Nasional Kutacane -Medan Digenangi Air Korlap dan Penilik BPJN III Wilayah Aceh Diduga Makan Gaji Buta

KRIMINAL 24

- Team

Selasa, 26 Desember 2023 - 10:28

40221 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane –  Sejumlah ruas Jalan Nasional Kutacane -Medan batas Sumatra Utara (Sumut) masih tetap terlihat digenangi air di badan jalan. Hal tersebut menyebabkan para pengendara motor yang melintas dalam berkendaraan sangat terganggu karena mereka tidak nyaman saat melintas.

Marzuki, salah seorang warga Aceh Tenggara saat melintas di Jalan Nasional persisnya di wilayah kecamatan Bukit Tusam pada Selasa 26 Desember 2023 kepada media ini mengatakan, saya selaku pengguna jalan tidak nyaman saat melintas. Karena air tergenang di badan jalan. Sehingga kita minta kepada pihak BPJN III Aceh, khususnya Korlap dan Penilik BPJN III harus bekerja profesional sesuai tugas dan fungsi nya (tufoksi) serta tidak melepaskan tanggung jawab terhadap perawatan jalan Nasional Kutacane -Medan ini. Karena biaya perawatan Jalan Nasional sangat besar.

“Seharusnya mereka harus tetap turun kelokasi untuk melihat kondisi jalan nasional, dan membuat derainase jalan (paret). Supaya jika pun musim penghujan badan jalan tidak digenangi air. Harap warga yang melintas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian , Camat kecamatan Bukit Tusam Agara, Hasmi Juhrianto SPd, ketika diminta tanggapan nya terkait kondisi jalan nasional Kutacane -Medan yang digenangi air kepada media ini mengakui, banyak warga pengguna jalan saat berlalu lintas tidak nyaman. Seharusnya tim Korlap dan penilik jangan lamban untuk menangani ruas jalan nasional yang Digenangi air. Mereka harus sering meninjau ke lapangan.

Sehingga kesannya pihak Korlap dan Penilik BPJN III Aceh terkesan mereka bekerja hanya disaat ada Ka Balai atau Satker saja. Baru mereka baru sibuk menangani air yang tergenang di badan jalan nasional. Seperti badan jalan nasional di desa Kuning I kecamatan Bambel, baru sekarang ini diperbaiki atau dibuatkan jalan air nya. Padahal kondisinya jalan nasional tersebut sudah lama sekali digenangi air. Urai Hasimi selaku camat yang kerap melihat kondisi jalan nasional saat melintas.

Sementara itu, Sapran, salah seorang warga lainnya, menambahkan janganlah pihak Korlap dan Penilik BPJN III Aceh bekerja disaat ada pihak Balai atau Satker saja terlihat nampak bekerja. Karena informasi nya saat ini pihak dari Balai dan Satker sedang berada di Aceh Tenggara, lantas terlihat pihak Korlap dan Penilik sibuk turun kelokasi melihat kondisi jalan nasional. Seolah olah mereka merasa menangani sumua permasalahan perkerjaan di jalan nasional Batas. Gayo lues – Bts. Sumut. Ternyata di jalan masih banyak air yang tergenang di badan jalan dan mengakibatkan badan jalan berlobang akan membahayakan masyarakat berlalu lintas.

Sedangkan menurut informasi Asbandi dan Sabudin selaku Penilik BPJN III Aceh, dan tugas mereka itulah setiap satu bulan sekali di lapangan.

Kita berharap kepada pihak PPK 35 jalan nasional Kutacane -Medan untuk secepatnya bisa mengevaluasi kinerja Korlapnya dan Penilik nya. Kami melihat kinerjanya tidak efektif dan efisien dalam menangani derainase jalan nasional.

Sampai berita ini ditulis, pihak media masih berupaya untuk melakukan konfirmasi kepada pihak, PPK 35 jalan nasional Kutacane -Medan untuk diminta tanggapan atau klarifikasi terkait kinerja Korlap dan Penilik BPJN III Aceh khususnya di daerah Aceh Tenggara. (Karya)

Berita Terkait

Ketegangan Sosial Meningkat, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas Atas Penambangan Galian C di Kali Alas
Tak Hanya Menindak, Polres Aceh Tenggara Dorong Pemulihan 19 Penyalahguna Narkotika
Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit
Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Warga Desa Mendabe
Sentuhan Kasih untuk Sesama, Bantuan Kapolda Aceh Tiba di Tangan Warga yang Membutuhkan
Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara Jadi Sorotan atas Dugaan Penyimpangan Dana Desa Bukit Meriah
Samsudin Tajmal Desak Polda Aceh Tangkap Pelaku dan Aktor Intelektual Spanduk Provokatif yang Rusak Demokrasi Lokal
Saat Spanduk Fitnah Menjadi Senjata, Runtuhkah Demokrasi dan Nama Baik Aceh Tenggara?

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:13

PPWI Ogan Ilir Resmi Laporkan Dugaan Setoran Kepala Sekolah Ke Polda Sumsel

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:06

Dugaan Pembagian Wilayah Korlap Narkoba Langkat Mencuat, Stabat Hingga Secanggang Harus Diusut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:15

Modus Suara Mirip dan Foto WhatsApp, Gubernur Kaltara Imbau Waspadai Penipuan Siber Lintas Wilayah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:17

Polres Simalungun Gencar Tebar Stiker Nomor Darurat hingga Pelosok Wisata Parapat, Antisipasi Cuaca Ekstrem Danau Toba

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:08

KAKI Jatim Puji Langkah Kapolri Hadir di Tengah Aksi dan Dengarkan Aspirasi Buruh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:11

Rahmawati Zainal: Komisi VII DPR Targetkan Kuota Tenaga Kerja Lokal Minimum 90 Persen dalam RUU Kawasan Industri

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:09

HUT ke-27 Kabupaten Nunukan: Gubernur Zainal Paliwang Tekankan Pentingnya Identitas Bangsa di Perbatasan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:25

KAKI Jatim: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjuk Irjenpol Dekananto Eko Purnomo Sebagai Kapolda Jawa Timur

Berita Terbaru