Pimpinan Ponpes Aitam Assalafi Sukabumi: Hormati Perbedaan Pilihan Warga dalam Pemilu 2024!

KRIMINAL 24

- Team

Minggu, 28 Mei 2023 - 14:38

40252 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi – Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) secara damai merupakan harapan dan keinginan semua pihak. Harapan yang sama disuarakan tokoh agama dari Kabupaten Sukabumi, Ustadz Edi Soheh melalui keterangannya, Minggu (28/5).

Pimpinan pondok pesantren (Ponpes) Darul Aitam Assalafi Sukabumi ini mengimbau, untuk menghadapi Pemilu 2024 yang tinggal beberapa bulan lagi, masyarakat harus cerdas dalam mengkonsumsi informasi sehingga tidak terhasut berita-berita menyesatkan yang sengaja dibuat dan disebar untuk memecah-belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Informasi hoaks dan ujaran kebencian terhadap caleg atau parpol tertentu bisa merusak persatuan dan kerukunan yang selama ini sudah terjaga baik di tengah masyarakat,” ujar Ustadz yang sehari-hari mengasuh sekitar 45 orang santri yang didominasi anak yatim piatu di wilayah Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut ayah dua puteri ini, untuk menjaga persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat, para Kyai dan Ustadz di wilayah Sukabumi sudah bersepakat untuk tidak menjadikan masjid, mushola, dan tempat-tempat ibadah untuk kegiatan politik, seperti kampanye maupun kegiatan lainnya terkait pemilu.

“Rumah ibadah hanya untuk kegiatan keagamaan, bukan untuk kegiatan Pemilu maupun Pilkada. Itu kesepakatan kami para Ustadz dan Kyai di wilayah Sukabumi,” tegas Ustadz Edi.

Pemilu yang damai, aman, lancar, dan tertib, lanjutnya lagi, akan terwujud dengan sendirinya kalau semua pihak ikut aktif menjaga lingkungannya dari praktik-praktik kotor yang mungkin dilakukan para kontestan Pemilu, entah itu Caleg maupun partai politik.

“Perbedaan pilihan dalam Pemilu atau Pilpres adalah hak demokrasi setiap warga. Mari kita hormati dan hargai, namun persatuan dan kerukunan harus tetap dijaga,” imbaunya.

Kepada kaum muda atau generasi milenial, Ustadz Edi meminta untuk tidak terprovokasi atau malah menjadi pelaku penyebar berita-berita hoaks dan ujaran kebencian tentang calon presiden, parpol, atau caleg tertentu melalui media sosial.

“Generasi muda yang tiap hari mengonsumsi informasi dari media sosial, mari kita lebih bijak dan cerdas. Jangan mudah terprovokasi oleh berita-berita yang belum jelas kebenarannya, dan jangan pula ikut-ikutan menyebarkan informasi hoaks, karena hal itu dapat merusak persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat,” tutup Ustadz Edi. (Red)

Berita Terkait

Dugaan Guru Tempeleng 10 Siswa MTsN Luwu Disorot, Prof. Sutan Nasomal Minta Kemenag Buka Kronologi Kasus Guru Tampar 10 Siswa
Kisah Musdalifa: Gagal Masuk SMP Negeri Terdekat Indralaya Kini Terancam Putus Sekolah, Orang Tua Mohon Solusi Pemerintah
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis
Ribuan Peserta Lari Lawan Karhutla di ROAD TO Bhayangkara RUN 2026 Pekanbaru
Kalapas Labuhan Ruku Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Podcast YouTube ke Polres Batu Bara
5 Kg Bibit Jagung Ditanam Polri Petani Lubuk Sakai
Rakyat Dan Insan Pers Kecewa! Pejabat Yang Selama Ini Terlihat Tegas Ternyata Diduga Tak Bersih
Tokoh Pulau Merbau Dukung Kapolda Riau Tertibkan Panglong Arang Ilegal, Selamatkan Manggrove
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:34

Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama, Tekankan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:40

Produksi Ilegal PT Hopson Berulang Kali Terjadi di Gayo Lues, Di Mana Pengawasan yang Dijanjikan?

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:28

Warga Putri Betung Diterkam Harimau Saat Bekerja di Kebun, Kapolsek Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:05

LIRA Desak Penegakan Hukum atas PT Rosin: Tidak Ada Negara di Atas Negara

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:57

Gerakan Kebangsaan: Survei Sanksi Adalah Perintah Negara, Bukan Sekedar Ritual Administrasi untuk PT Rosin

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:48

Perubahan Nama Tidak Menghapus Pertanggungjawaban Pidana Korporasi, Polda Aceh Diminta Turun Tangan

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:35

Dari Limbah Hingga BBM Pabrik, PT Rosin Kian Dipersepsikan Seolah Kebal Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:49

Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI

Berita Terbaru