Calon Wagub Aceh Padhullah Gelar Kampanye Dialogis di Aceh Tenggara, Ini Progamnya

KRIMINAL 24

- Team

Selasa, 29 Oktober 2024 - 08:46

40236 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE  | Calon Wakil Gubernur Aceh, nomor urut dua Padhullah menggelar kampanye dialogis di posko utama Mualim – Dek Pad, Desa Perapat Sepakat Kecamatan Babusalam Aceh Tenggara, Selasa 29 Oktober 2024

Fadhullah menyampaikan, ada beberapa program unggulan untuk masyarakat Aceh salah satu nya , akan meluncurkan program kartu bantuan modal bagi para pedagang. Apabila pasangan Muzakir Manaf -Padhlullah di percaya masyarakat untuk menjadi Gubernur Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Kami sangat berkomitmen jika terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh untuk terus mendukung upaya penguatan ekonomi masyarakat terkhusus bagi pedagang kaki lima,’ ucapnya.

Fadhullah juga menyebutkan, kenyataan dan fakta yang terjadi bahwa Aceh nomor lima termiskin di dunia dan nomor satu termiskin di Sumatera. Bagaimana kalau suatu hari Otsus tidak ada dan hanya tinggal APBA.

Kemudian, anggaran dana Otsus Aceh Tenggara ini hanya tinggal Rp.35 Miliyar yang mendapatkan dana Otsus dari provinsi.

” Kita masih mempunyai anggaran otsus tetapi Aceh masih tetap nomor lima termiskin di Indonesia dan nomor satu di Sumatra , jika Otsus Aceh kedepan tidak ada lagi hanya APBA, maka masyarakat
tinggal kekayaan hati dan hanya tinggal wajah miskin.

Fadhullah mengatakan, semuanya yang dibicarakan itu kuncinya adalah satu kita harus mempunyai dana baru bisa membangun, tentu mempunyai dana ini caranya harus ada koneksi, komunikasi dan baru muncul solusi untuk membangun daerah.

” Dengan adanya koneksi, komunikasi ke pusat maka itu adalah solusi untuk membangun daerah,siapa yang mempunyai itu tentunya hanya pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur,Mualim – Dek Fad,” ucapnya.

Fadhullah mengatakan, untuk membangun suatu daerah dan provinsi tentunya harus sejalan dengan eksekutif dan legislatif . Disebut Fadhullah saat ini pihaknya didukung oleh sejumlah partai yang berjumlah kursi di parlemen Aceh sebanyak 52 kursi dari 81 kursi.

Kemudian mereka hanya mempunyai 29 kursi dari 81 kursi seandainya mereka mendapat amanah, tentunya mereka tidak bisa membangun Aceh , karena itu semua harus ada dukungan dan bersinergi dari pihak eksekutif dan legislatif.

” Jika eksekutif dan legislatif tidak bersatu maka tidak akan terwujud Aceh sejahtera,” ucapnya.

Fadhullah menyampaikan apabila terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur terlebih dahulu dilakukan untuk mengajak semua partai untuk bersama dan bergabung untuk bersama sama sama membangun Aceh .

Dirinya juga memberikan semangat positif kepada seluruh partai di Aceh Tenggara yang sangat dewasa dalam berpolitik, karena walupun berbeda pilihan pasangan calon Bupati tetap bersama, bersatu dan damai.

” Ini tandanya kita dewasa berpolitik,pada tingkat kabupaten mari kita selesaikan tingkat kabupaten, mereka yang terpilih tingkat kabupaten nanti akan menjadi pelayan rakyat dan yang tidak terpilih ikut saya ke Banda Aceh,sama sama kita membangun Aceh,” sebutnya.

Fadhullah juga menegaskan jika terpilih nanti akan berkomitmen bahwa semua daerah harus ada keterwakilan di propinsi dan harus ada kepala Dinas dari daerah Aceh Tenggara ini .

” Kami juga berkomitmen untuk daerah poros daerah ini yaitu Aceh Tenggara akan mendirikan kantor perwakilan Aceh supaya kami sering mengunjungi bapak ibu lebih mudah menyampaikan aspirasi nya kepada kami,” ucapnya.

(Laporan Salihan Beruh)

Berita Terkait

Tak Hanya Menindak, Polres Aceh Tenggara Dorong Pemulihan 19 Penyalahguna Narkotika
Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit
Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Warga Desa Mendabe
Sentuhan Kasih untuk Sesama, Bantuan Kapolda Aceh Tiba di Tangan Warga yang Membutuhkan
Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara Jadi Sorotan atas Dugaan Penyimpangan Dana Desa Bukit Meriah
Samsudin Tajmal Desak Polda Aceh Tangkap Pelaku dan Aktor Intelektual Spanduk Provokatif yang Rusak Demokrasi Lokal
Saat Spanduk Fitnah Menjadi Senjata, Runtuhkah Demokrasi dan Nama Baik Aceh Tenggara?
PeTA Aceh Tenggara Temukan Dugaan Skenario Politik Terselubung di Balik Penyebaran Spanduk Fitnah Bupati

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:06

Baru Seumur Jagung, Aroma Tak Sedap Tercium di RS SIM Nagan Raya: Rapat Tertutup dan Dana Pending Miliaran Dipertanyakan

Jumat, 14 Juni 2024 - 21:52

Pengadilan Tinggi Perberat Hukuman Keuchik Krung Seumayam Nagan Raya

Jumat, 17 Mei 2024 - 12:00

The Aceh Institute Gelar Briefing dengan Wartawan Terkait Kawasan Tanpa Rokok di Nagan Raya

Selasa, 14 Mei 2024 - 07:37

Para Ketua DPD Golkar Se-Aceh Sepakat HTM Nurlif untuk Maju Pilkada Aceh

Sabtu, 27 April 2024 - 16:42

Dalam Sehari, Satreskrim Polres Nagan Raya Tangkap Dua Pemain Judi Online

Kamis, 18 April 2024 - 18:33

Polres Nagan Raya Gelar Patroli Gabungan untuk Tertibkan Tambang Ilegal

Rabu, 3 April 2024 - 17:29

Sebagai Bentuk Rasa Syukur, Caleg Terpilih Nasdem di Aceh ini Bukber Relawan dan Santuni Anak Yatim

Kamis, 21 Maret 2024 - 16:02

Berkas Kasus Oknum Timses Caleg Coblos 2 Kali di Nagan Raya di Serahkan ke Jaksa

Berita Terbaru