Samsul Bersuara: “Saya Ditekan dan Diincar Dikeluarkan Secara Halus oleh Manajemen ME2”

- Team

Sabtu, 31 Mei 2025 - 19:23

40189 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muara Wahau – Seorang karyawan tetap PT Swakarsa Melenyu Dua (ME2) Afdeling LA, Samsul, mengaku mengalami tekanan dan perlakuan tidak adil dari asisten manajer dan mandor perusahaan.

Menurut Samsul, yang merupakan karyawan tetap di Afdeling LA, tekanan tersebut muncul setelah munculnya pemberitaan mengenai pembuangan limbah jangkos kelapa sawit oleh ME2 PKS 6. Limbah tersebut diduga diangkut menggunakan mobil dump truck dalam jumlah besar menuju area pembuangan sampah (quarry) di Melenyu 3 Afdeling 10, blok 33/34 Eko.

“Banyak kejadian tidak baik yang dilakukan oleh pihak asisten manajer LA, Andika, dan mandor LA yang biasa dipanggil Nur. Mereka diduga kuat bekerja sama dan berusaha menjatuhkan serta menyingkirkan saya secara halus dari perusahaan, dengan cara memberikan tekanan di tempat kerja. Padahal, banyak karyawan lain yang juga tidak mematuhi SOP perusahaan, namun tidak pernah mendapat tindakan seperti yang saya alami,” ungkap Samsul pada Sabtu, 31 Mei 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Samsul, yang juga berprofesi sebagai jurnalis, menyatakan siap bertanggung jawab sepenuhnya atas pemberitaan tersebut. Ia juga bersedia memberikan penjelasan secara langsung di hadapan Asisten Manajer LA Andika, Mandor Nur, serta seluruh jajaran manajemen PT Swakarsa Melenyu Dua Afdeling LA, apabila berita ini dianggap sebagai hoaks oleh pihak perusahaan.

(Tispran Kelana/Tim)

Berita Terkait

Tokoh Pulau Merbau Dukung Kapolda Riau Tertibkan Panglong Arang Ilegal, Selamatkan Manggrove
Jadi Contoh Pemanfaatan Lahan, Jagung Polsek Kampar Kiri di Gunung Mulya Tumbuh Optimal
Polda Riau Beri Pendampingan Psikologis Untuk Keluarga Korban Curas di Rumbai
GPA Sultra Desak Mabes Polri Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Konawe
Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional
LAMR Kepulauan Meranti dan Balai Bahasa Provinsi Riau Laksanakan Bimtek Penulisan Buku Cerita Anak
Dugaan Pemerasan dan Pengancaman oleh Oknum Wartawan Terhadap Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Berujung Proses Hukum
Isu Lama Digoreng Tanpa Data Dinilai Tidak Pakai Otak, Sementara Dugaan Pemalsuan dan Narkoba Oknum Lain Tak Pernah Dibahas

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 21:09

Samsudin Tajmal Desak Polda Aceh Tangkap Pelaku dan Aktor Intelektual Spanduk Provokatif yang Rusak Demokrasi Lokal

Rabu, 22 April 2026 - 19:06

Saat Spanduk Fitnah Menjadi Senjata, Runtuhkah Demokrasi dan Nama Baik Aceh Tenggara?

Selasa, 21 April 2026 - 14:53

PeTA Aceh Tenggara Temukan Dugaan Skenario Politik Terselubung di Balik Penyebaran Spanduk Fitnah Bupati

Sabtu, 28 Maret 2026 - 05:03

Sat Narkoba Polres Agara Amankan 11 Paket Ganja Seberat 17,8 Kilogram di Kecamatan Ketambe

Senin, 16 Maret 2026 - 17:06

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Desak Media Online Segera Ralat Berita Tendensius yang Menghakimi Bupati HM Salim Fakhry

Senin, 16 Februari 2026 - 12:24

Dari Duka Menuju Ceria: Aksi Trauma Healing Polres Aceh Tenggara Bersama STIK 83/WPS di Tengah Dampak Banjir Aceh Tenggara

Senin, 16 Februari 2026 - 11:48

Polres Aceh Tenggara dan Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Kurve Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Desa Penungkunan

Senin, 16 Februari 2026 - 11:18

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Tegaskan Narkoba Musuh Bersama, Ajak Masyarakat Tidak Diam

Berita Terbaru