HMI Demo ke Kantor Bupati Aceh Tenggara , Simak ini Tuntut Mereka

- Team

Rabu, 21 Agustus 2024 - 14:44

40367 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE KRIMINAL24 COM | Puluhan himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kutacane Aceh Tenggara menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Aceh Tenggara. Menilai selama kepemimpinan PJ Bupati Syakir tidak peduli terhadap kesejahteraan rakyat.
Rabu 21 Agustus 2024

Ketua HMI Aceh Tenggara, Tengku Rahman Anugerah menilai masa kepemimpinan Pj Bupati Aceh Tenggara Syakir sudah berjalan satu tahun sepuluh bulan , tentunya kehadiran beliau dirasakan oleh masyarakat terkait permasalahan terhadap kesejahteraan masih belum terselesaikan mulai dari sektor pertanian, perikanan, pariwisata, pemuda dan olahraga belum tersentuh sama sekali.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Kami HMI Cabang Kutacane menuntut dan meminta PJ Bupati Aceh Tenggara Syakir untuk konsisten dalam membangun dan memberikan kebijakan yang pasti untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Rahman Anugerah dalam orasinya, di himpun awak media di.lokasi rabu 21 Agustus 2024

Rahman Anugerah mengaku PJ Bupati Aceh Tenggara Syakir bertele-tele dan tidak besar hati untuk membangun Aceh Tenggara, dirinya menilai beliau hanya membangun ekstensi diri bukan berniat untuk memperbaiki Aceh Tenggara.

” Kami menduga PJ Bupati Syakir membersihkan diri sendiri untuk membangun karir kedepan di Kabupaten Aceh Tenggara,”ujarnya.

Ada enam tuntutan puluhan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Kutacane menilai selama Pj Bupati Aceh Tenggara Syakir tidak peduli terhadap kesejahteraan rakyat terabaikan seperti.

1. PJ Bupati Aceh Tenggara Syakir mengabaikan sektor pertanian tidak adanya perhatian pemerintah dan dinas terkait terhadap para nasib petani mulai dari harga gabah dan biaya produksi yang terlalu tinggi

2. PJ Bupati Aceh Tenggara tidak memperhatikan sektor perikanan yang mengalami kemunduran,dimana pakan ternak mahal dengan harga jual tidak menentu sehingga para petani ikan tidak berani lagi untuk mengembangkan usahanya.

3.Aceh Tenggara memiliki potensi yang cukup besar di sektor pariwisata namun selama di bawah kepemimpinan Pj Bupati Syakir pariwisata di Aceh Tenggara tidak diperhatikan sehingga wisata wisata atau destinasi tidak terekspos di permukaan publik

4.Belum lagi di sektor pemuda PJ Bupati Syakir tidak peduli dengan keterpurukan generasi pemuda Aceh Tenggara dengan marak nya penyalahgunaan narkoba, kemudian sektor olahraga tidak adanya support yang tinggi dari pemerintah terhadap pembinaan para atlit.

5. Dimasa kepemimpinan Pj Bupati Syakir banyak proyek proyek yang mangkrak mengakibatkan perputaran uang daerah tidak stabil dan banyak nya tenaga kerja yang terpaksa harus mandek untuk bekerja sehingga angka pengangguran di Aceh Tenggara meningkat.

6. Bapak Syakir selama memimpin Aceh Tenggara tidak peduli terhadap daerah daerah terpencil yang belum mendapatkan pendidikan yang layak, sehingga masyarakat dan generasi muda di pedesaan terpencil tidak dapat mengemban pendidikan yang sebagaimana mestinya.

” Aceh Tenggara butuh pemimpin yang memikirkan kesejahteraan rakyat,ketika rakyat tidak mendapatkan kesejahteraan,kami HMI cabang Kutacane siap di garda terdepan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat serta memiliki tanggung jawab sebagai mitra kritis pemerintah dan penyambung lidah masyarakat,” ungkapnya.

Rahman mengatakan, hari ini HMI Cabang Kutacane Aceh Tenggara menggelar demo ke kantor bupati,akan tetapi disambut oleh asisten 1 dengan alasan PJ Bupati Aceh Tenggara Syakir lagi berada di luar daerah.

” Kami sepakat untuk menggelar aksi yang lebih besar lagi, sampai PJ Bupati Aceh Tenggara Syakir menemui kami,” cetusnya.

Laporan Salihan Beruh

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara Jadi Sorotan atas Dugaan Penyimpangan Dana Desa Bukit Meriah
Samsudin Tajmal Desak Polda Aceh Tangkap Pelaku dan Aktor Intelektual Spanduk Provokatif yang Rusak Demokrasi Lokal
Saat Spanduk Fitnah Menjadi Senjata, Runtuhkah Demokrasi dan Nama Baik Aceh Tenggara?
PeTA Aceh Tenggara Temukan Dugaan Skenario Politik Terselubung di Balik Penyebaran Spanduk Fitnah Bupati
Sat Narkoba Polres Agara Amankan 11 Paket Ganja Seberat 17,8 Kilogram di Kecamatan Ketambe
LSM KOMPAK Aceh Tenggara Desak Media Online Segera Ralat Berita Tendensius yang Menghakimi Bupati HM Salim Fakhry
Dari Duka Menuju Ceria: Aksi Trauma Healing Polres Aceh Tenggara Bersama STIK 83/WPS di Tengah Dampak Banjir Aceh Tenggara
Polres Aceh Tenggara dan Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Kurve Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Desa Penungkunan

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:31

Unit Lingkaber Polres Karo Bubarkan Kelompok Remaja, Potensi Tawuran dan Balap Liar Berhasil Dicegah

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:29

Seorang Pria Lansia Diamankan Polsek Berastagi, Tanam Ganja 14 Batang di Ladangan

Senin, 25 Mei 2026 - 19:02

Kapolres Karo Bentuk Tim Lingkaber, “Kelelawar” Demi Keamanan Malam untuk Upaya Cegah Kejahatan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:19

Polsek Munte Gelar Fasilitasi Mediasi – Pelajar Dua Desa Berdamai

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:19

8 Batang Pohon Ganja ditemukan di ladang Warga, Polres Karo Amankan Tersangka HSG

Rabu, 15 April 2026 - 16:48

Seorang Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Karo di Pinggir Jalan Merek–Siantar

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:46

Polsek Simpang Empat Gelar Pengamanan Pesta Tahunan di Desa Ndeskati

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:33

Bupati Karo Buka Musrenbang RKPD 2027 : Fokus pada Ketahanan Pangan, Kemandirian Fiskal, dan Sinergi Kawasan

Berita Terbaru