Bermula Dari RDP, Terkuak Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Desa Oleh Oknum Kepala desa Kedungwangi

KRIMINAL 24

- Team

Jumat, 14 Juni 2024 - 04:40

40216 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN Permusyawaratan Desa ( BPD), menggelar forum Dengar Pendapat ( FDP) dengan Pemerintah Desa ( pemdes) Desa Kedungwangi kecamatan Sambeng kabupaten Lamongan mempertanyakan status Dana Desa dan Dana Dusun tahun 2023 yang diduga diselewengkan oleh kepala Desa.( Kamis, 07/03/2024).

Pada kesempatan ini Badan Permusyawaratan Desa mengundang Pemerintah Desa ( kepala desa), Perangkat Desa, LPM, desa Kedungwangi dan Muspika kecamatan Sambeng .
Dalam kesempatan ini BPD selaku perwakilan masyarakat mempertanyakan beberapa anggaran dana desa dan Bantuan Dusun ( Bansun) anggaran 2023 yang belum terselesaikan.
Nariyadi ketua Badan Permusyawaratan Desa mempertanyakan 4 anggaran proyek yang bersumber dari Dana Desa, dan BKPD sampai saat ini belum juga terealisasi.
” Proyek pembuatan lapangan volley yang Anggarannya mencapai Rp 570.000.000+90.000.000 juta cadangan BPBD misalnya,hasilnya sampai hari ini, kok segitu aja, tidak sesuai dengan RABnya, makanya kami menduga adanya penyelewengan anggaran pada proyek tersebut”, tutur ketua BPD tersebut.
“Kedua proyek Jalan Usaha Tani ( JUT), masak anggaran 80 juta hanya berupa batu pedel ( batu Uruk ) sebanyak 10 rit/ mobil cold bak, selanjutnya Dana Bantuan Dusun yang seharusnya diterima oleh setiap dusun masing-masing dianggaran 2023 kami mendapatkan aduan masyarakat dana tersebut kok langsung ditangani langsung oleh bapak kepala desa, dan anggarannya hampir hilang 60 persen, oleh karena itu , disini kita klarifikasi terkait permasalahan ini,” tutur Nariyadi yang akrab dipanggil pakde tersebut.

Sementara itu dari pihak Polsek Kecamatan Sambeng yang mewakili Kapolsek , mengatakan “bahwa apa yang disampaikan oleh bapak-bapak BPD ini sudah pada jalurnya dan memang itu tupoksi BPD, sehingga pertemuan hari ini adalah evaluasi terhadap kinerja pemerintah desa, kami menghargai pertemuan hari ini ,tegasnya.
Menanggapi semua pertanyaan dari BPD dan tokoh masyarakat tersebut Musyafa’ kepala desa Kedungwangi, kecamatan Sambeng, kabupaten Lamongan mengatakan,” adanya keterlambatan penyelesaian proyek ini sebenarnya banyak faktor, diantaranya adalah adanya perubahan RAB, sehingga kami tidak berani dan meneruskan proyek-proyek tersebut,”.
“Kami juga sudah berkonsultasi dengan pendamping desa, pengawas kecamatan dan pihak-pihak yang terkait”tutur Musyafa’.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu Sambeng, M. Eko Triprasetyo, S.STP. camat Sambeng selaku pengawas kecamatan yang tidak bisa hadir ketika di konfirmasi terkait hal tersebut melalui sambungan telepon seluler dan WhatsApp tidak memberikan jawaban sama sekali.

Ketika awak media mengkonfirmasi adanya dugaan proyek fiktif tersebut melalui sambungan telepon selulernya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( PMD) Kabupaten Lamongan, Bapak M. Zamroni, S.Sos., M.Si merasa sangat kaget, dan menyatakan bahwa,” waduh ini Timwas dan pendamping desa laporan progresnya sudah 100 persen, terkait hal ini akan memanggil seluruh yang terlibat kades, Timwas/ camat, pendamping desa mas,
Terus terang saya tidak bisa memantau secara langsung 474 desa dan ribuan proyek ini mas, kami tahunya dari laporannya camat dan para pendamping desa, dan terkait dengan monev dari inspektorat ini dikembalikan lagi ke Timwas, apakah Kedungwangi ini termasuk sampling dari inspektorat” tegas pak Zam panggilan akrabnya.

Terkait permasalahan ini Pegiat anti korupsi dan ketua DPC LSM ILHAM NUSANTARA ketika mengawal permasalahan ini secara tegas mengatakan “ternyata kepala desa Kedungwangi mencederai kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat, hari ini saya menyaksikan dan turun kelapangan bahwa memang benar terjadi permasalahan terkait anggaran 2023, yang semestinya sudah selesai 100% tapi belum dikerjakan, dan barusan saya konfirmasi lewat telepon seluler ,, jawabannya enteng sekali, seolah-olah tidak ada permasalahan apapun” padahal pengerjaan projek anggaran DD 2023 dikerjakan beberapa titik di bulan februari 2024 dan ktika BPD mengundang kades dan perangkat desa jg bhabin kantibmas kan sy jg ada di TKP dan saya sengaja tidak masuk ke dalam hanya mengikuti dari luar sehingga faham dan tahu segala permasalahan Yang di sampaikan oleh BPD kepada kades ketika sesi tanya jawab kata Ketua LSM tersebut.
“Kami akan mengawal permasalahan ini dan akan membuat rekomendasi dan laporan ke pihak-pihak terkait, dan Laporan tersebut sudah kami serahkan ke kasi Intel Kejari, dan dalam waktu dekat sudah melakukan tahapan proses hukum,sekali lagi saya mengecam sikap kepala desa (Musyafa’ ) yang arogan seperti ini” dan terkesan memasang badan seolah olah TDK salah..ya jelas jelas melanggar Undang-undang desa no 6 THN 2014 Tentang Desa,” tegas Indah R.
“Dan kemarin (Rabu,12/06/2024 red), Kejari Lamongan sudah berkoordinasi dengan inspektorat untuk menindaklanjuti Aduan Masyarakat ( Dumas) terkait kasus tersebut,” Pungkasnya ( red)

Berita Terkait

Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional
LAMR Kepulauan Meranti dan Balai Bahasa Provinsi Riau Laksanakan Bimtek Penulisan Buku Cerita Anak
Dugaan Pemerasan dan Pengancaman oleh Oknum Wartawan Terhadap Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Berujung Proses Hukum
Isu Lama Digoreng Tanpa Data Dinilai Tidak Pakai Otak, Sementara Dugaan Pemalsuan dan Narkoba Oknum Lain Tak Pernah Dibahas
Lapas Binjai Raih Peringkat II Penilaian Ombudsman RI 2025, Kalapas Wawan Irawan Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima
Bupati Meranti Buka Festival Perang Air Cian Cui Imlek 2577 di Selatpanjang
Wakapolda Riau Instruksikan Tangkap Seluruh Pelaku Penyerangan di Rokan Hulu
Sosok Polisi Tegas dan Humanis, Kinerja Kanit Reskrim Polsek Tanjung Raja Tuai Apresiasi Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:09

Surati Kejagung, Laksus Minta Kasus Korupsi Bibit Nanas di Kejati Sulsel jadi Atensi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:11

Kapten Inf Muhammad Nur Danramil 06 Mapsu, Rapat Bareng Anggota DPRD & Kades Bahas Titik Lokasi KDKMP

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:39

Perintah Komando Atas Dijalankan: Koramil 1426-01/Polut Gilir 3 Masjid Lewat Safari Subuh

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:13

Stok Beras Takalar Naik Jadi 1.538 Ton! Serka Mustari Cek Langsung Gudang Bulog Palleko, Pastikan Harga Stabil

Kamis, 30 April 2026 - 02:26

Cegah Banjir Saat Musim Hujan: Danramil Pimpin Warga Cikoang Bersihkan 150 Meter Saluran Air

Rabu, 29 April 2026 - 23:13

Babinsa Koramil 1426-06/Mapsu Bersama 55 Jamaah Shalat Subuh di 3 Masjid Wilayah Binaan

Rabu, 29 April 2026 - 03:58

Haru Pelepasan Purna Bakti ASN Saharuddin Marbo

Rabu, 29 April 2026 - 03:36

Ombak Bawa Sampah, TNI Bawa Solusi: Pesisir Boddia Kembali Bersih Berkat Karya Bakti

Berita Terbaru