Bupati Gayo Lues Tekankan Penguatan Sektor Penghasil PAD dalam Paripurna DPRK

- Team

Senin, 17 November 2025 - 15:08

40270 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLANGKEJEREN — Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menaruh perhatian serius terhadap penguatan sektor-sektor penghasil pendapatan asli daerah (PAD) sebagai upaya mewujudkan kemandirian fiskal dan penguatan pembangunan daerah. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Gayo Lues, Suhaidi, dalam forum sidang paripurna bersama DPRK Gayo Lues yang dilaksanakan di ruang sidang utama DPRK, Senin (17/11/2025). Hadir dalam sidang tersebut para anggota legislatif, kepala dinas, pimpinan badan, serta perwakilan sejumlah instansi vertikal.

Dalam penyampaian pandangan umumnya, Bupati menekankan bahwa sektor-sektor yang selama ini berkontribusi terhadap PAD harus mendapatkan perhatian lebih, baik dalam tata kelola, pengawasan, maupun pengembangannya. Ia menyebut, optimalisasi potensi sumber pendapatan daerah bukan hanya terkait perhitungan target semata, tetapi juga berkaitan dengan bagaimana sistem pengelolaannya dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan potensi riil di lapangan.

Menurutnya, daerah tidak bisa terus bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Upaya penguatan PAD yang dikelola pemerintah kabupaten menjadi penting sebagai penopang utama kemandirian fiskal, sekaligus sebagai sumber pembiayaan dalam menjalankan berbagai program pelayanan publik dan pembangunan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati juga menyoroti pentingnya inovasi dalam pengelolaan PAD, termasuk pemanfaatan aset daerah yang belum tergarap secara maksimal, penguatan sistem retribusi daerah berbasis layanan, serta perluasan potensi ekonomi daerah dari sektor-sektor unggulan, seperti pertanian, perkebunan, dan pariwisata. Ia meminta seluruh perangkat daerah yang memiliki tugas pengelolaan PAD untuk terus melakukan evaluasi secara berkala dan memperbaiki mekanisme yang selama ini dinilai belum berjalan dengan efektif.

“Peranan sektor penghasil PAD sangat membantu daerah dalam menggerakkan pembangunan. Karena itu, mereka perlu mendapat perhatian khusus agar pengelolaan pendapatan dapat berjalan lebih baik,” ujar Suhaidi di hadapan peserta sidang.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penguatan PAD juga harus dibarengi dengan perluasan basis pajak daerah serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang memberikan rasa keadilan dan kemudahan bagi wajib pajak. Pemerintah, menurutnya, harus mampu menciptakan sistem yang tidak hanya tegas dalam penegakan aturan, tetapi juga memberi kenyamanan dan kepercayaan kepada masyarakat.

Sidang paripurna tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengantar pembahasan kebijakan anggaran daerah, yang salah satunya memuat strategi peningkatan penerimaan daerah tahun anggaran mendatang. Pemerintah berharap, melalui sinergi antara eksekutif dan legislatif, potensi-potensi ekonomi yang dimiliki Gayo Lues dapat dioptimalkan dengan pendekatan yang partisipatif dan berkelanjutan.

Penekanan terhadap penguatan sektor-sektor penghasil PAD dinilai menjadi langkah penting untuk membangun fondasi ekonomi daerah yang lebih solid. Di tengah tantangan fiskal nasional dan tuntutan peningkatan pelayanan publik, pemerintah daerah diharapkan tidak hanya bertumpu pada sumber bantuan dari luar, tetapi juga mengembangkan kapasitas sumber daya dan potensi lokal secara maksimal.

Dengan dukungan seluruh perangkat pemerintah dan kolaborasi dengan masyarakat, Bupati optimistis peningkatan PAD dapat dicapai secara realistis dan berkesinambungan. Upaya tersebut pada akhirnya akan memberi dampak langsung terhadap keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Gayo Lues. (TARMIZI)

Berita Terkait

Produksi Ilegal PT Hopson Berulang Kali Terjadi di Gayo Lues, Di Mana Pengawasan yang Dijanjikan?
Warga Putri Betung Diterkam Harimau Saat Bekerja di Kebun, Kapolsek Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan
LIRA Desak Penegakan Hukum atas PT Rosin: Tidak Ada Negara di Atas Negara
Gerakan Kebangsaan: Survei Sanksi Adalah Perintah Negara, Bukan Sekedar Ritual Administrasi untuk PT Rosin
Perubahan Nama Tidak Menghapus Pertanggungjawaban Pidana Korporasi, Polda Aceh Diminta Turun Tangan
Dari Limbah Hingga BBM Pabrik, PT Rosin Kian Dipersepsikan Seolah Kebal Hukum
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Masalah Izin yang Belum Tuntas Membuat PT Rosin Trading Internasional Terus Didesak Untuk Diperiksa

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:31

Unit Lingkaber Polres Karo Bubarkan Kelompok Remaja, Potensi Tawuran dan Balap Liar Berhasil Dicegah

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:29

Seorang Pria Lansia Diamankan Polsek Berastagi, Tanam Ganja 14 Batang di Ladangan

Senin, 25 Mei 2026 - 19:02

Kapolres Karo Bentuk Tim Lingkaber, “Kelelawar” Demi Keamanan Malam untuk Upaya Cegah Kejahatan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:19

Polsek Munte Gelar Fasilitasi Mediasi – Pelajar Dua Desa Berdamai

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:19

8 Batang Pohon Ganja ditemukan di ladang Warga, Polres Karo Amankan Tersangka HSG

Rabu, 15 April 2026 - 16:48

Seorang Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Karo di Pinggir Jalan Merek–Siantar

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:46

Polsek Simpang Empat Gelar Pengamanan Pesta Tahunan di Desa Ndeskati

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:33

Bupati Karo Buka Musrenbang RKPD 2027 : Fokus pada Ketahanan Pangan, Kemandirian Fiskal, dan Sinergi Kawasan

Berita Terbaru