Hari Bhayangkara ke-79 Jadi Momentum Dansat Brimob Kombes Zuhdi Tunjukkan Sinergi TNI-Polri dan Rakyat lewat Ekspedisi Leuser

KRIMINAL 24

- Team

Senin, 16 Juni 2025 - 06:15

40184 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Dalam semangat memperingati Hari Bhayangkara ke-79, jajaran Polda Aceh secara resmi melepas Tim Ekspedisi Leuser yang akan melakukan perjalanan menyusuri kawasan hutan belantara dan mendaki puncak Gunung Leuser di wilayah Gayo Lues. Upacara pelepasan ini digelar secara khidmat pada Senin, 16 Juni 2025, bertempat di SD Negeri 4 Penosan, Kecamatan Blangjerango, Kabupaten Gayo Lues.

Komandan Satuan Brimob Polda Aceh, Kombes Pol Zuhdi Batubara, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Ekspedisi, memimpin langsung prosesi pelepasan tersebut. Dalam sambutannya, Kombes Zuhdi menyatakan bahwa ekspedisi ini bukan hanya kegiatan fisik menembus belantara, tetapi juga memiliki makna kebangsaan yang mendalam sebagai bentuk penghormatan terhadap institusi kepolisian dan simbol kecintaan pada tanah air. “Pengibaran Sang Merah Putih di puncak Gunung Leuser akan menjadi simbol kuat bahwa semangat cinta tanah air dan jiwa nasionalisme tetap berkobar di dada setiap anggota Polri dan seluruh masyarakat,” ujarnya penuh semangat.

Pelepasan ini turut dihadiri oleh Bupati Gayo Lues Suhaidi, Kapolres Gayo Lues, Dandim 0113 Gayo Lues, Kajari Gayo Lues yang diwakili oleh Kasi PAPBB Iqbal SH, serta Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) wilayah Gayo Lues. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap misi yang diemban oleh tim ekspedisi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kombes Pol Zuhdi menjelaskan bahwa total peserta ekspedisi berjumlah 45 orang yang terdiri dari gabungan personel TNI, Polri, mahasiswa pecinta alam (Mapala), dan masyarakat umum. “Ekspedisi ini memang gabungan karena kita tidak berjalan sendiri. Kita mengikuti prosedur yang ada,” terangnya. Ia juga menambahkan bahwa angka 45 tersebut bukan tanpa makna. “Kenapa kita ikutkan 45 peserta, itu menggambarkan semangat 45. Artinya, semangat 45 perjuangan 45 orang tersebut nantinya akan bergerak bersama-sama,” ucapnya, menyiratkan semangat perjuangan kolektif dalam menjaga lingkungan dan nasionalisme.

Tim ini akan menjalani perjalanan selama 12 hari, terdiri dari 6 hari mendaki dan 6 hari menuruni jalur Gunung Leuser. Misi utama yang diusung adalah pengibaran bendera Merah Putih berukuran 7×7 meter tepat di puncak gunung pada momen puncak Hari Bhayangkara ke-79. “Ini adalah salah satu bentuk penghormatan kami kepada institusi kepolisian dan semangat kebangsaan,” tambah Kombes Zuhdi.

Prosesi pelepasan tidak hanya bersifat seremoni formal, tetapi juga diiringi dengan tradisi adat. Tokoh adat dan masyarakat memberikan restu secara simbolik dengan menyematkan tumbuhan hutan dan ramuan tradisional kepada para peserta. Suasana haru dan kebersamaan terasa ketika para peserta bersila dan menerima restu dari tokoh-tokoh masyarakat. Doa bersama yang dipimpin oleh para ulama menambah khidmat acara ini, memohon keselamatan dan kelancaran selama ekspedisi.

Dalam latar yang penuh semangat dan persatuan, baliho besar bertuliskan “Upacara Pemberangkatan Tim Ekspedisi Leuser dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-79, Gayo Lues, 16 Juni 2025,” menjadi saksi momentum penting ini. Para peserta satu per satu bersalaman dengan para pejabat dan masyarakat yang hadir, disertai peluk dan pesan moral yang menyentuh.

Ekspedisi ini membawa pesan kuat tentang pentingnya menjaga ekosistem hutan tropis serta membangun kesadaran lintas generasi mengenai pentingnya konservasi lingkungan. Selain kegiatan pengibaran bendera, tim juga akan melakukan pendataan flora dan fauna, kampanye pelestarian lingkungan, serta dialog langsung dengan masyarakat lokal.

Dengan semangat Bhayangkara ke-79, tim ekspedisi Leuser melangkah bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai penjaga warisan alam. Harapan besar dititipkan agar ekspedisi ini berjalan lancar dan sukses, menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mencintai tanah air dan menjaga kelestariannya.

Laporan :  Munandar SP

Berita Terkait

Ardian Tantang Leasing SMS Belang Kejeren di Gayo Lues: Tunjukkan Dasar Hukum Penarikan Mobil Saya!
Penyedia Jasa Mengeluh, Pembayaran Sewa Alat Berat Pascabencana di Gayo Lues Tersendat
Akses ke Blangkejeren Terganggu, Polri Hadir Berikan Pelayanan dan Bantuan kepada Warga
Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama, Tekankan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
Produksi Ilegal PT Hopson Berulang Kali Terjadi di Gayo Lues, Di Mana Pengawasan yang Dijanjikan?
Warga Putri Betung Diterkam Harimau Saat Bekerja di Kebun, Kapolsek Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan
LIRA Desak Penegakan Hukum atas PT Rosin: Tidak Ada Negara di Atas Negara
Gerakan Kebangsaan: Survei Sanksi Adalah Perintah Negara, Bukan Sekedar Ritual Administrasi untuk PT Rosin

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:06

Baru Seumur Jagung, Aroma Tak Sedap Tercium di RS SIM Nagan Raya: Rapat Tertutup dan Dana Pending Miliaran Dipertanyakan

Jumat, 14 Juni 2024 - 21:52

Pengadilan Tinggi Perberat Hukuman Keuchik Krung Seumayam Nagan Raya

Jumat, 17 Mei 2024 - 12:00

The Aceh Institute Gelar Briefing dengan Wartawan Terkait Kawasan Tanpa Rokok di Nagan Raya

Selasa, 14 Mei 2024 - 07:37

Para Ketua DPD Golkar Se-Aceh Sepakat HTM Nurlif untuk Maju Pilkada Aceh

Sabtu, 27 April 2024 - 16:42

Dalam Sehari, Satreskrim Polres Nagan Raya Tangkap Dua Pemain Judi Online

Kamis, 18 April 2024 - 18:33

Polres Nagan Raya Gelar Patroli Gabungan untuk Tertibkan Tambang Ilegal

Rabu, 3 April 2024 - 17:29

Sebagai Bentuk Rasa Syukur, Caleg Terpilih Nasdem di Aceh ini Bukber Relawan dan Santuni Anak Yatim

Kamis, 21 Maret 2024 - 16:02

Berkas Kasus Oknum Timses Caleg Coblos 2 Kali di Nagan Raya di Serahkan ke Jaksa

Berita Terbaru