Gagal Calon Direksi Diduga Bocorkan Informasi ‘Dana Menguap’ Bank Sumut

Redaksi Medan

- Team

Sabtu, 13 Juli 2024 - 05:48

40252 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN

Tudingan ‘dana menguap’ di Bank Sumut senilia Rp. 6,8 miliar belum bisa dipercaya. Sejauh ini tidak ada data pendukung yang akurat dan bisa dipercaya untuk menguatkan tudingan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu ditegaskan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Anti Korupsi (PERMAK) Asril Hasibuan kepada wartawan di Medan, Sabtu 13 Juli 2024.

“Kita sudah coba investigasi soal dana menguap tersebut, namun tidak ada mata anggaran ‘dana menguap’ dalam daftar judul kegiatan belanja Bank Sumut dari tahun 2019 hingga 2024,” ungkap Asril Hasibuan.

Asril memastikan dari hasil investigasi yang dilakukannya, kabar ‘dana menguap’ Bank Sumut yang beredar di media belum bisa dipercaya. Karena datanya hingga kini tidak ada dan belum didapatnya.

“Data soal dana menguap itu belum ada beredar dan masih sebatas informasi saja. Namun itu sudah dikemas menjadi bahan berita aksi unjukrasa di sejumlah media,” tegasnya.

Mantan Sekretaris PC Himmah Kota Medan ini juga mengatakan satuan pengawas internal (SPI) Bank Sumut masih terus bekerja melakukan pemeriksaan terhadap seorang pegawai yang terduga menjadi terperiksa terkait ‘dana menguap’ senilai Rp. 6,8 miliar tersebut.

Asril pun menduga beredarnya kabar ‘dana menguap’ itu sengaja dilepas oleh oknum yang kecewa dengan jajaran Direksi Bank Sumut.

“Kabar dana menguap itu beredar paska penetapan Direktur Bisnis dan Syariah Bank Sumut dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) pada April 2024 lalu. Dugaan kita mantan pejabat yang gagal menjadi calon direksi Bank Sumut itu yang membocorkan informasi tersebut, yang kemudian diolah oleh oknum tertentu menjadi bahan aksi unjukrasa,” terang Asril.

Menurutnya, dana menguap merupakan hal wajar dan banyak terjadi di instansi pemerintah lainnya. Namun kabar yang belum jelas akurasi datanya, jangan pula dijadikan bahan bargaining untuk mencari keuntungan pribadi atau kelompok.

“Saya juga suka aksi unjukrasa jika ada temuan korupsi, tetapi harus juga didukung dengan data yang akurat. Setelah dilaporkan ke penegak hukum, perlu juga dipublis ke media agar publik mengetahuinya,” jelas Asril.

Sejauh ini, kata Asril, sampai saat ini belum ada instansi terkait seperti OJK dan Bank Indonesia yang menguatkan kebenaran adanya ‘dana menguap’ di Bank Sumut senilai Rp. 6,8 miliar tersebut.

Ia pun berharap para aktivis anti korupsi di Medan lebih objektif menelaah informasi yang diterima dari sumber terpercaya.

“Tak bisa kita asal tuding siapa yang terlibat, jika masih sebatas informasi saja. Apa lagi sampai menyebut jabatan tanpa nama, terkesan tidak menguasai bahan kita jadinya. Harus jelas datanya, agar berkelas permainannya,” tutup Asril Hasibuan.(arifT)

Berita Terkait

Aksi Pencurian di Magetan Digagalkan Warga, Pelaku Berhasil Diamankan
Polisi Gagalkan Penyelundupan Ganja 10,8 Kilogram di Dalam Vespa
Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung Gagalkan Penyelundupan 8 Ton Pasir Timah
Polres Bondowoso Ungkap Dua Kasus Kekerasan Seksual, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara
Polresta Kendari Ungkap Enam Kasus Kriminal, Komitmen Jaga Kondusivitas Wilayah Dipertanyakan
Sindikat Penipuan Investasi Kripto Pig Butchering Rp 41 Miliar Terbongkar, 38 Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dua Warga Banyumas Ditangkap Terkait Kasus ITE, Pernikahan Dilangsungkan di Kantor Polisi
Polres Bondowoso Bongkar Praktik Penipuan Penggandaan Uang dan Pencurian di Kalangan Keluarga

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:13

PPWI Ogan Ilir Resmi Laporkan Dugaan Setoran Kepala Sekolah Ke Polda Sumsel

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:06

Dugaan Pembagian Wilayah Korlap Narkoba Langkat Mencuat, Stabat Hingga Secanggang Harus Diusut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:15

Modus Suara Mirip dan Foto WhatsApp, Gubernur Kaltara Imbau Waspadai Penipuan Siber Lintas Wilayah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:17

Polres Simalungun Gencar Tebar Stiker Nomor Darurat hingga Pelosok Wisata Parapat, Antisipasi Cuaca Ekstrem Danau Toba

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:08

KAKI Jatim Puji Langkah Kapolri Hadir di Tengah Aksi dan Dengarkan Aspirasi Buruh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:11

Rahmawati Zainal: Komisi VII DPR Targetkan Kuota Tenaga Kerja Lokal Minimum 90 Persen dalam RUU Kawasan Industri

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:09

HUT ke-27 Kabupaten Nunukan: Gubernur Zainal Paliwang Tekankan Pentingnya Identitas Bangsa di Perbatasan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:25

KAKI Jatim: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjuk Irjenpol Dekananto Eko Purnomo Sebagai Kapolda Jawa Timur

Berita Terbaru