Ketua Peradi Bersatu Makassar Sebut Fungsi Intel-Bhabinkamtimas Polsek Parangloe Tidak Maksimal

- Team

Kamis, 20 Juni 2024 - 13:24

40157 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PARANGLOE–Kasus pencurian kendaraan bermotor atau curanmor yang marak di Kabupaten Gowa, khususnya di Kecamatan Parangloe menjadi keprihatinan berbagai pihak. Kinerja aparat kepolisian pun mendapat sorotan terutama dari pihak kerabat korban curanmor.

Mereka menilai, fungsi anggota Intel dan Bhabinkamtibmas Polsek Parangloe dalam menjaga dan mencegah potensi tindakan kejahatan di tengah masyarakat tidak maksimal.

Penilaian ini diungkapkan oleh Ketua Peradi Bersatu Kota Makassar, Muh Idris Rumpa sekaligus kerabat salah satu korban curanmor, Rusli Haisarni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Idris mengungkapkan, sebagai mata kesatuan, Intel maupun Bhabinkamtibmas tidak maksimal melaksanakan tugas dan fungsinya di lapangan.

“Tugas pokok Resintel adalah sebagai mata dan telinga kesatuan. Seperti di Polsek, Resintel itu berkewajiban melaksanakan deteksi, ada deteksi dini dan tentu bisa melakukan pencegahan tindak kejahatan,” ujar Idris, Rabu (19/6/2024).

Terkait rentetan kasus curanmor yang terjadi, kata dia, sebenarnya Polsek Parangloe harus punya laporan kejahatan, sehingga mampu mendeteksi orang-orang yang berpotensi melakukan suatu tindak kejahatan.

“Gunanya juga Bhabinkamtibmas. Bhabinkamtibmas juga dibentuk untuk bagaimana mereka mengetahui bahwa di desanya itu bisa ada lapju atau laporan jurnalnya terkait angka kejahatan serta oknum di desanya yang pernah terlibat kejahatan dan masuk daftar untuk pembinaan,” urainya.

Menurut Idris, tugas utama Resintel dan Bhabinkamtibmas ini tak dijalankan dengan baik, sehingga kasus curanmor berulang terjadi dalam waktu yang cukup berdekatan.

“Laporan masyarakat kan ada tiga kasus curanmor yang terjadi dalam kurun berdekatan. Itu menandakan bahwa memang fungsi Resintel dan Bhabinkamtibmas di Polsek Parangloe itu tidak maksimal,” cetusnya.

Kapolsek Parangloe, Ajun Komisaris Polisi (AKP) M Azhar saat dikonfirmasi terpisah menepis penilaian masyarakat bahwa fungsi Resintel dan Bhabinkamtibmas tak maksimal.

Ia mengaku, bahwa setiap saat anggota Intel dan Bhabinkamtibmas Polsek Parangloe itu rutin melakukan patroli.

“Setiap apel saya selalu menekankan kegiatan patroli. Apalagi pasca kejadian (pencurian motor, red-), kegiatan patroli kita terus tingkatkan,” dalih AKP Azhar.

Dalam patroli itu, pihaknya mengimbau kepada warga untuk waspada terhadap potensi tindak kejahatan. Termasuk melakukan pembinaan kepada anak remaja yang ditemukan berkumpul di waktu malam hari.

“Saya juga keliling dari Masjid ke Masjid setiap hari Jumat menyampaikan pesan Kamtibmas kepada masyarakat. Ini menjadi program saya sebagai Kapolsek Parangloe,” katanya.

Perwira tiga balok di pundak itu juga menegaskan siap mengevaluasi anggotanya yang dinilai tidak becus menjalankan tugas.

“Anggota Intel maupun Bhabinkamtibmas yang tidak becus bekerja pasti kami evaluasi. Begitupun saya selaku Kapolsek siapa dievaluasi oleh Kapolres,” tegasnya.

Terkait soal rentetan curanmor yang terjadi, pihaknya juga terus bekerja keras di lapangan melakukan penyelidikan. Kendati sejauh ini, jejak pelaku curanmor belum berhasil diidentifikasi.

“Kita masih terus dalami jejak pelaku melalui rekaman CCTV. Karena itu, kami minta maaf jika proses penyelidikan belum maksimal,” tukasnya.

Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Parangloe, Ipda Syam menyampaikan penyelidikan pelaku curanmor terus didalami.

“Kita terus bekerja ekstra mengumpulkan informasi di lapangan, termasuk mendalami kemungkinan dugaan keterlibatan orang dalam yang bekerja sama dengan jaringan pelaku curanmor,” tandasnya.

@ASWAR

Berita Terkait

Habiburokhman Serukan APH Netral Saat Kawal Hitung Suara Pilkada Aceh
Pasca Perkelahian Dua Kelompok di Pasar Butung, Perkonomian Tetap Berjalan Lancar
Jadi Narasumber, DR. Syarifuddin, S.Pd, M.Pd Ajak Orangtua Siswa Berkolaborasi Dukung Tumbuh Kembang Anak Sehat Dan Cerdas
Rekonstruksi Kisah Misterius, Satu Dari Production House Kota Daeng Gegerkan Dunia Perfilman
Keyboardist Nurhandayani Asal Bantaeng, Player Musik Wanita Pertama di Sejumlah Kapal Laut Milik PT Pelni
Wujud Empati Bhabinkamtibmas Maccini Sombala, Angkat Keranda Jenazah Warganya
Dua Terdakwa Hanya Dituntut 8 Bulan Penjara, Keluarga Almarhum Virendy Serahkan Keadilan di Tangan Majelis Hakim
Timsus Polsek Tallo Mengamankan Tukang Bentor Yang Membawa 10 Jerigen Ballo

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:53

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:19

Himlab Raya Jakarta: Bupati Labusel Layak Diakui sebagai Pemimpin yang Dekat dengan Masyarakat

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:01

Seminggu Tanpa Respon, DPP IWO Indonesia Desak Kasatpol PP DKI Jakarta Buka Ruang Dialog Terkait Sengketa Lahan Gudang Cakung

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:19

Program Makan Bergizi Gratis Sudah Tepat Dilanjutkan, Narasi “Hentikan MBG” Dinilai Menghambat Kemajuan Anak Bangsa

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:50

Ibu Muda Berjuang 12 Tahun Mencari Keadilan Atas Lelang Fiktif Bank Mega, Indikasi Diduga Pemalsuan Tanda Tangan Pada APHT

Selasa, 21 April 2026 - 10:06

DPP LIPPI: Stop Framing Menyesatkan Terhadap Zulkifli Hasan, Narasi Negatif Itu adalah Hoaks

Kamis, 2 April 2026 - 16:15

ALL STAR, Memiliki Peran Sosial Dalam Mencegah Konflik & Tawuran Remaja

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:32

Kiamat Bagi Faisal Amsir, Buru Sang Predator Seksual yang Licin bagai Belut

Berita Terbaru

DAERAH

5 Kg Bibit Jagung Ditanam Polri Petani Lubuk Sakai

Sabtu, 13 Jun 2026 - 22:32