Proyek Jalan di Manongkoki Penggunaan Anggaran Sebesar 9 Milyar Rupiah Tidak Taransparansi Papan Informasi

Redaksi Laikang jaya grup

- Team

Jumat, 24 Mei 2024 - 04:21

40349 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – kriminal24.com  | Proyek pekerjaan talud jalan pengaspalan di Kelurahan manongkoki Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut) Kabupaten Tekalar patut disebut “Proyek Siluman“,pasalnya terkesan sengaja menyembunyikan informasi terhadap masyarakat karena pekerjaan tersebut yang sudah berjalan kurang lebih 3 minggu tidak di sertai papan informasi proyek

Hal ini diungkapkan ketua investigasi Lembaga DPP Elang Hitam Nusantara Republik Indonedonesia (ELHAN-RI) saat melakukan kunjungan investigasi bersama tim terkait keberadaan proyek pekerjaan jalan rersebut, Kamis(23/5/2024)

“Kuat dugaan papan informasi proyek terkesan disembunyikan, padahal seharusnya Pemasangan papan nama informasi proyek adalah implementasi azas transparansi, sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan” Ungkap Adisil ketua Investigasi Lembaga ELHAN-RI

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut dikatakan “Menurut Amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan” Ujarnya lagi

Adisil juga menambahkan ” Bukan hanya tidak ada papan informasi, pekerjaan proyek itu diduga dikerjakan asal-asalan sehingga terlihat campuran adukan dalam pemasangan batu tidak sesuai, begitupun terkait dengan galiannya, kuat dugaan diluar dari spek kualitas dan Kuantitas untuk Jangka panjang, sementara ditemukan pula para pekerja tidak mengenakan aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)” Sambungnya

Sementara Dg Taba yang mengaku hanya penerimah Subkon dari pekerjaan proyek talud jalan tersebut saat ditemui dilokasi proyek yang memakai helm proyek warna putih menjelaskan bahwa pihaknya tidak tahu menahu terkait papan nama informasi proyek” Saya tidak tau pak, saya cuma pekerja saya bukan pelaksana pekerjaan” Ucapnya yang terkesan mengelak saat ditanya.

Begitupun saat ditanya terkait Penggunaan Savety untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menurutnya memeng pihaknya tidak perna dibagikan seperti hem dan rumpi atau yang disebut (K3)

Dihari yang sama saat dihubungi melalui telepon whatsApp Anas, yang mengaku dari bagian kantor di makassar dari CV Mega Jaya Pratama, saat ditanya terkait keberadaan Papan Informasi proyek tersebut pihaknya menyebut ” Ada papan proyek itu orang PU pasang pak, diawal ruas jalan” Jelasnya,

Sementara tim investigasi ELHAN-RI langsung mengunjungi sesuai yang dikatakan anas, namun hasilnya nihil tidak ada sama sekali ditemukan terpampang papan informasi Proyek yang dimaksud, Sehingga saat ditanya terkait besarnya anggaran yang digunakan proyek tersebut anas menyebut bahwa “anggaraan proyek tersebut sebesar 9 Milyar lebih”

Lebih lanjut Saat ditanya terkait penggunaan K3 anas mengataksn “itu dari subkon pak, kalau kelompok kerjanya kan ada kontraknya dan Dg Taba yang siapkan K3 nya bukan kami dari kantor” Jelas Anas. (Tim)

Bersambung……

Berita Terkait

PPWI Ogan Ilir Resmi Laporkan Dugaan Setoran Kepala Sekolah Ke Polda Sumsel
PPWI Ogan Ilir Sambangi Polda Sumsel, Fidiel Castro: Kebenaran Harus Diungkap, Jangan Biarkan Fitnah Berlarut!
Dugaan Pembagian Wilayah Korlap Narkoba Langkat Mencuat, Stabat Hingga Secanggang Harus Diusut!
Modus Suara Mirip dan Foto WhatsApp, Gubernur Kaltara Imbau Waspadai Penipuan Siber Lintas Wilayah
Polres Simalungun Gencar Tebar Stiker Nomor Darurat hingga Pelosok Wisata Parapat, Antisipasi Cuaca Ekstrem Danau Toba
KAKI Jatim Puji Langkah Kapolri Hadir di Tengah Aksi dan Dengarkan Aspirasi Buruh
Rahmawati Zainal: Komisi VII DPR Targetkan Kuota Tenaga Kerja Lokal Minimum 90 Persen dalam RUU Kawasan Industri
HUT ke-27 Kabupaten Nunukan: Gubernur Zainal Paliwang Tekankan Pentingnya Identitas Bangsa di Perbatasan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:13

PPWI Ogan Ilir Resmi Laporkan Dugaan Setoran Kepala Sekolah Ke Polda Sumsel

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:06

Dugaan Pembagian Wilayah Korlap Narkoba Langkat Mencuat, Stabat Hingga Secanggang Harus Diusut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:15

Modus Suara Mirip dan Foto WhatsApp, Gubernur Kaltara Imbau Waspadai Penipuan Siber Lintas Wilayah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:17

Polres Simalungun Gencar Tebar Stiker Nomor Darurat hingga Pelosok Wisata Parapat, Antisipasi Cuaca Ekstrem Danau Toba

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:08

KAKI Jatim Puji Langkah Kapolri Hadir di Tengah Aksi dan Dengarkan Aspirasi Buruh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:11

Rahmawati Zainal: Komisi VII DPR Targetkan Kuota Tenaga Kerja Lokal Minimum 90 Persen dalam RUU Kawasan Industri

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:09

HUT ke-27 Kabupaten Nunukan: Gubernur Zainal Paliwang Tekankan Pentingnya Identitas Bangsa di Perbatasan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:25

KAKI Jatim: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjuk Irjenpol Dekananto Eko Purnomo Sebagai Kapolda Jawa Timur

Berita Terbaru