Ngeri Kali Pak Kapolri: Selain Rumah Wartawan Dilempar Bom Molotov, Sekelompok Pria Diduga Bersenpi Laras Panjang Berkeliaran di Durin Simbelang Pancur Batu, Supir Hampir Tewas Ditembak ?

KRIMINAL 24

- Team

Minggu, 3 Maret 2024 - 16:28

40172 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Keterangan Foto : Foto Bom Molotov dan Foto Korban saat di opname)

Pancur Batu | Semenjak peristiwa pelemparan bom molotov rumah wartawan di Desa Namorih terjadi pada tanggal 21 Desember 2023 pukul 03.58 wib beberapa bulan yang lalu, suasana Kamtibmas di Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara semakin mencekam dan semakin mengerikan diduga akibat jarang nya Petugas melakukan Patroli ke sejumlah tempat tempat yang rawan aksi kejahatan.

Pasalnya, Warga dan pengguna Jalan Lintas Medan Berastagi tepatnya di Desa Durin Simbelang Kecamatan Pancur Batu pada 1 Maret 2024 sekitar pukul 04.00 wib mendadak gempar diduga dikarenakan adanya sekelompok pria yang  menghadang dan menganiaya supir truk armada angkutan meterial tanah timbun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya menghadang truk, pria yang sudah berkumpul tersebut pun memecahkan kaca mobil truk dan menarik supir dari dalam mobil sampai keluar kemudian melakukan penganiayaan hingga babak belur dan terkapar di lokasi. Tak puas itu saja salah seorang pria yang diduga memegang senpi laras panjang kemudian mengokang senjatanya kemudian menembakan nya ke kepala salah seorang supir yang sudah terkapar dianiaya di lokasi, beruntung saat itu supir berhasil menghindar dari jemputan “malaikat maut” dan diduga peluru hanya mengenai kepalanya bagian belakang.

IV (30) didampingi SM  yang merupakan supir yang menjadi keganasan aksi tersebut menjelaskan bahwa, saat itu mereka sedang beriringan mengemudikan damtruk dari Galian c untuk di antarkan menuju Kota Medan.

“Kami beriringan berjalan, akan tetapi saat truk yang kami kemudikan melintasi lokasi tiba tiba sejumlah pria mengahadang dan memberhentikan truk yang kami kemudian, awalnya sejumlah pria itu bertanya, Apakah mobil dam truk roda 10 yang saya bawa ini merupakan milik Beje, saya menjawab bahwa mobil ini tidak milik Beje,” ucapnya

Setelah pertanyaan itu dilontarkan nya kepada saya dan merasa tidak ada masalah, saya pun melaju dengan perlahan lahan, namun tiba tiba kaca depan saya dilempar pakai batu sampai pecah yang  saya diduga dilakukan oleh pria yang ada di lokasi tersebut.

“Kaca mobil yang saya kemudiakan di lempar oleh seorang pria dengan menggunakan batu , Ketakutan kali aku waktu itu, Apa lagi aku sendirian, tidak pakai kernet. Aku gak tahu siapa mereka.  Kepala ku juga ditembak mereka suasana waktu itu lagi pula masih subuh bang, gak jelas kali kukenali wajahnya. Yang pasti aku tidak punya musuh bang,” ungkap korban saat ditemui di sebuah klinik.

Sementara itu SM mengaku sempat melarikan diri dengan kondisi “mandi darah” karena dilempari batu oleh sekelompok preman tersebut.

“Sempat kudengar mereka teriak bang, ini baru mobil Key Key. Detik berikutnya truk yang saya bawa dihujani pakai batu. Kaca depan truk pecah, kepalaku pun bocor kena batu. Takut mati konyol, aku pun melarikan diri bang. Kepalaku mendapat lima jahitan bang,” kata SM.

Kasus ini pun telah dilaporkan kedua korban ke Mapolsek Pancur Batu dengan nomor STPL PL/B/74/lll/2024/SPKT/Polsek Pancur Batu/ Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara Tanggal 01 Maret 2024, pukul 15.54 WIB atas nama pelapor SM.

Dan STPL LP/B/75/lll/2024/SPKT/Polsek Pancur Batu/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara tanggal 01 Maret 2024 Pukul 16.27 WIB atas nama pelapor IV.

Kedua korban berharap polisi segera meringkus komplotan preman tersebut. “Kami ini hanya supir bang. Kami hanya mencari nafkah untuk menghidupi keluarga di rumah. Kalau kami gak kerja, keluarga kami mau makan apa bang,” ujar keduanya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Sumaryono saat di konfirmasi Minggu 3 Maret 2024 Malam belum memberikan tanggapan terkait hal tersebut. (Red)

Berita Terkait

Hidup Pas-pasan, Guru Honorer di Deli Serdang Tempati Rumah Nyaris Rata dengan Tanah
Bupati Karo Dampingi Wapres RI Membuka Mupel Mamre GBKP ke -VII
Provokasi Murahan di Tanjung Morawa, Husen Tamora Jadi Sasaran Fitnah, Masyarakat Desak Polisi Tangkap Provokator
Pelaku Penganiayaan Juanda Masih Bebas Berkeliaran
Kasus Penganiayaan Tak Diproses, Ketua F.SPTSI Soroti Penggeledahan dan Penangkapan di Medistra
Osama Bin Husein Nahkodai FKPPI, Harapan Baru Kader Tanjung Morawa
Tanjung Morawa-B Jadikan Tahun Baru Islam Agenda Tahunan Pembangunan Spiritual Masyarakat
Josniko Tarigan Hampir Tewas Dibacok: Satu Pelaku Ditangkap, Polsek Pancur Batu Masih Bungkam

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:57

Gerakan Kebangsaan: Survei Sanksi Adalah Perintah Negara, Bukan Sekedar Ritual Administrasi untuk PT Rosin

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:35

Dari Limbah Hingga BBM Pabrik, PT Rosin Kian Dipersepsikan Seolah Kebal Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:49

Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI

Selasa, 28 April 2026 - 20:55

Masalah Izin yang Belum Tuntas Membuat PT Rosin Trading Internasional Terus Didesak Untuk Diperiksa

Minggu, 26 April 2026 - 15:40

PT Rosin Internasional dan Pertanyaan Besar soal Pengelolaan Limbah di Gayo Lues

Kamis, 23 April 2026 - 12:48

Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka

Rabu, 22 April 2026 - 17:27

Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan

Selasa, 14 April 2026 - 12:48

Pengadilan Negeri Blangkejeren Menjadi Panggung Uji Keadilan, Rabusin Soroti Penegakan Hukum Agraria

Berita Terbaru