Bupati Agara dan Pihak kepolisian Gerebek Gudang Beras di Temukan Ratusan Ton Diduga Beras Oplosan

KRIMINAL 24

- Team

Kamis, 3 April 2025 - 05:15

40312 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE -Bupati Aceh Tenggara H.Muhammad Salim Fakhry menggerebek sebuah gudang dan temukan ratusan ton yang diduga beras oplosan di Desa Terutung Seperai Kecamatan Bambel pada Kamis 3 April 2025 pada pukul 1.30 WIB dinihari. Saat penggerebekan, Salim Fakhry didampingi Staf ahli Bupati Bidang Keuangan, Ekonomi dan Pembangunan, Hataruddin, Kasat Reskrim, Iptu Bagus Pribadi, Iptu Iskandar Said Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) Polres Aceh Tenggara.

Salim Fakhry saat menjawab kepada awak media pada Kamis 3 April 2025 mengatakan, penggerebekan itu dilakukan berdasarkan adanya informasi dari masyarakat telah terjadi dugaan pengoplosan beras, informasi itu kita dapatkan saat acara Halalbihalal Idulfitri di rumah.”Adanya dugaan indikasi pengoplosan beras yang dilakukan oleh oknum di Desa Terutung Seperai Kecamatan Bambel kata Salim Fakhry.

Karena informasi tersebut semakin kuat, saya minta kepada Kasat Reskrim, Kasat Intel untuk meninjau lokasi gudang yang diduga lokasi beras oplosan, ternyata informasi yang disampaikan masyarakat tersebut benar adanya sebut Bupati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, palaku bersama barang bukti telah di amankan ke Polres Aceh Tenggara. Salim Fakhry berharap, kasus ini secepatnya diusut sampai ke akar-akarnya.“Andaikan ada oknum-oknum yang bermain di sini, maka bersiap-siap, ya kita percayakan kepada Polres Aceh Tenggara untuk melakukan penyelidikan kasus pengoplosan beras ini.

Pengoplosan beras itu diperkirakan ratusan ton, karena barang bukti yang dibawa ke Polres di dalam mobil saja sudah 20 ton. Sebelumnya pengakuan pengusahanya, beras itu dijual ke Sumatra Utara, namun saat di interogasi pengusaha (UD KJT) mengaku sudah melempar ke Bulog Kutacane untuk pengoplosan beras 400 ton.

Menurut pelaku inisial MMT yang mengakui telah menyampur berbagai jenis beras dengan kualitas berbeda. Semoga indikasi praktik pengoplosan beras yang berhasil terungkap hanya terjadi di satu lokasi ini, untuk itu kita mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam membeli beras dengan selalu memeriksa label dan izin resmi perusahaan yang tertera pada kemasan.

Hal ini penting untuk memastikan bahwa produknya adalah asli dan sesuai dengan standar yang ada, sehingga konsumen dapat terhindar dari risiko mengonsumsi beras oplosan yang kualitasnya tidak terjamin. Seraya berharap kepada pengusaha beras lainnya yang ada di Aceh Tenggara, agar tidak melakukan hal yang serupa sebut Bupati

( Laporan Salihan Beruh)

Berita Terkait

Ketegangan Sosial Meningkat, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas Atas Penambangan Galian C di Kali Alas
Tak Hanya Menindak, Polres Aceh Tenggara Dorong Pemulihan 19 Penyalahguna Narkotika
Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit
Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Warga Desa Mendabe
Sentuhan Kasih untuk Sesama, Bantuan Kapolda Aceh Tiba di Tangan Warga yang Membutuhkan
Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara Jadi Sorotan atas Dugaan Penyimpangan Dana Desa Bukit Meriah
Samsudin Tajmal Desak Polda Aceh Tangkap Pelaku dan Aktor Intelektual Spanduk Provokatif yang Rusak Demokrasi Lokal
Saat Spanduk Fitnah Menjadi Senjata, Runtuhkah Demokrasi dan Nama Baik Aceh Tenggara?

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:13

PPWI Ogan Ilir Resmi Laporkan Dugaan Setoran Kepala Sekolah Ke Polda Sumsel

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:05

PPWI Ogan Ilir Sambangi Polda Sumsel, Fidiel Castro: Kebenaran Harus Diungkap, Jangan Biarkan Fitnah Berlarut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:15

Modus Suara Mirip dan Foto WhatsApp, Gubernur Kaltara Imbau Waspadai Penipuan Siber Lintas Wilayah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:17

Polres Simalungun Gencar Tebar Stiker Nomor Darurat hingga Pelosok Wisata Parapat, Antisipasi Cuaca Ekstrem Danau Toba

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:08

KAKI Jatim Puji Langkah Kapolri Hadir di Tengah Aksi dan Dengarkan Aspirasi Buruh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:11

Rahmawati Zainal: Komisi VII DPR Targetkan Kuota Tenaga Kerja Lokal Minimum 90 Persen dalam RUU Kawasan Industri

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:09

HUT ke-27 Kabupaten Nunukan: Gubernur Zainal Paliwang Tekankan Pentingnya Identitas Bangsa di Perbatasan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:25

KAKI Jatim: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjuk Irjenpol Dekananto Eko Purnomo Sebagai Kapolda Jawa Timur

Berita Terbaru