Calon Wagub Aceh Padhullah Gelar Kampanye Dialogis di Aceh Tenggara, Ini Progamnya

KRIMINAL 24

- Team

Selasa, 29 Oktober 2024 - 08:46

40249 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE  | Calon Wakil Gubernur Aceh, nomor urut dua Padhullah menggelar kampanye dialogis di posko utama Mualim – Dek Pad, Desa Perapat Sepakat Kecamatan Babusalam Aceh Tenggara, Selasa 29 Oktober 2024

Fadhullah menyampaikan, ada beberapa program unggulan untuk masyarakat Aceh salah satu nya , akan meluncurkan program kartu bantuan modal bagi para pedagang. Apabila pasangan Muzakir Manaf -Padhlullah di percaya masyarakat untuk menjadi Gubernur Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Kami sangat berkomitmen jika terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh untuk terus mendukung upaya penguatan ekonomi masyarakat terkhusus bagi pedagang kaki lima,’ ucapnya.

Fadhullah juga menyebutkan, kenyataan dan fakta yang terjadi bahwa Aceh nomor lima termiskin di dunia dan nomor satu termiskin di Sumatera. Bagaimana kalau suatu hari Otsus tidak ada dan hanya tinggal APBA.

Kemudian, anggaran dana Otsus Aceh Tenggara ini hanya tinggal Rp.35 Miliyar yang mendapatkan dana Otsus dari provinsi.

” Kita masih mempunyai anggaran otsus tetapi Aceh masih tetap nomor lima termiskin di Indonesia dan nomor satu di Sumatra , jika Otsus Aceh kedepan tidak ada lagi hanya APBA, maka masyarakat
tinggal kekayaan hati dan hanya tinggal wajah miskin.

Fadhullah mengatakan, semuanya yang dibicarakan itu kuncinya adalah satu kita harus mempunyai dana baru bisa membangun, tentu mempunyai dana ini caranya harus ada koneksi, komunikasi dan baru muncul solusi untuk membangun daerah.

” Dengan adanya koneksi, komunikasi ke pusat maka itu adalah solusi untuk membangun daerah,siapa yang mempunyai itu tentunya hanya pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur,Mualim – Dek Fad,” ucapnya.

Fadhullah mengatakan, untuk membangun suatu daerah dan provinsi tentunya harus sejalan dengan eksekutif dan legislatif . Disebut Fadhullah saat ini pihaknya didukung oleh sejumlah partai yang berjumlah kursi di parlemen Aceh sebanyak 52 kursi dari 81 kursi.

Kemudian mereka hanya mempunyai 29 kursi dari 81 kursi seandainya mereka mendapat amanah, tentunya mereka tidak bisa membangun Aceh , karena itu semua harus ada dukungan dan bersinergi dari pihak eksekutif dan legislatif.

” Jika eksekutif dan legislatif tidak bersatu maka tidak akan terwujud Aceh sejahtera,” ucapnya.

Fadhullah menyampaikan apabila terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur terlebih dahulu dilakukan untuk mengajak semua partai untuk bersama dan bergabung untuk bersama sama sama membangun Aceh .

Dirinya juga memberikan semangat positif kepada seluruh partai di Aceh Tenggara yang sangat dewasa dalam berpolitik, karena walupun berbeda pilihan pasangan calon Bupati tetap bersama, bersatu dan damai.

” Ini tandanya kita dewasa berpolitik,pada tingkat kabupaten mari kita selesaikan tingkat kabupaten, mereka yang terpilih tingkat kabupaten nanti akan menjadi pelayan rakyat dan yang tidak terpilih ikut saya ke Banda Aceh,sama sama kita membangun Aceh,” sebutnya.

Fadhullah juga menegaskan jika terpilih nanti akan berkomitmen bahwa semua daerah harus ada keterwakilan di propinsi dan harus ada kepala Dinas dari daerah Aceh Tenggara ini .

” Kami juga berkomitmen untuk daerah poros daerah ini yaitu Aceh Tenggara akan mendirikan kantor perwakilan Aceh supaya kami sering mengunjungi bapak ibu lebih mudah menyampaikan aspirasi nya kepada kami,” ucapnya.

(Laporan Salihan Beruh)

Berita Terkait

Ketegangan Sosial Meningkat, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas Atas Penambangan Galian C di Kali Alas
Tak Hanya Menindak, Polres Aceh Tenggara Dorong Pemulihan 19 Penyalahguna Narkotika
Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit
Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Warga Desa Mendabe
Sentuhan Kasih untuk Sesama, Bantuan Kapolda Aceh Tiba di Tangan Warga yang Membutuhkan
Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara Jadi Sorotan atas Dugaan Penyimpangan Dana Desa Bukit Meriah
Samsudin Tajmal Desak Polda Aceh Tangkap Pelaku dan Aktor Intelektual Spanduk Provokatif yang Rusak Demokrasi Lokal
Saat Spanduk Fitnah Menjadi Senjata, Runtuhkah Demokrasi dan Nama Baik Aceh Tenggara?

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:13

PPWI Ogan Ilir Resmi Laporkan Dugaan Setoran Kepala Sekolah Ke Polda Sumsel

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:05

PPWI Ogan Ilir Sambangi Polda Sumsel, Fidiel Castro: Kebenaran Harus Diungkap, Jangan Biarkan Fitnah Berlarut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:15

Modus Suara Mirip dan Foto WhatsApp, Gubernur Kaltara Imbau Waspadai Penipuan Siber Lintas Wilayah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:17

Polres Simalungun Gencar Tebar Stiker Nomor Darurat hingga Pelosok Wisata Parapat, Antisipasi Cuaca Ekstrem Danau Toba

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:08

KAKI Jatim Puji Langkah Kapolri Hadir di Tengah Aksi dan Dengarkan Aspirasi Buruh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:11

Rahmawati Zainal: Komisi VII DPR Targetkan Kuota Tenaga Kerja Lokal Minimum 90 Persen dalam RUU Kawasan Industri

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:09

HUT ke-27 Kabupaten Nunukan: Gubernur Zainal Paliwang Tekankan Pentingnya Identitas Bangsa di Perbatasan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:25

KAKI Jatim: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjuk Irjenpol Dekananto Eko Purnomo Sebagai Kapolda Jawa Timur

Berita Terbaru