Terkesan Saat Nonton Debat, Afdhal Berikan Pilihan Politiknya

KRIMINAL 24

- Team

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 09:28

40257 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh –  Ada yang menarik saat pagelaran debat yang di selenggarakan oleh KIP Aceh, Jumat (25/10- 2024), yang di siarkan oleh salah satu stasiun Tv Swata Nasional.

Dimana pada debat tersebut kedua kandidat memberikan porsi tersendiri untuk seluruh warga Aceh yang menyaksikan, tak terkecuali masalah masalah kewajiban membaca Alquran sejak dini dan temuan tambang bermasalah menjadi blunder di acara debat tersebut.

“Dengan menonton debat semalam, Alhamdulillah kebimbangan kami terjawab, kami dapat merasakan siapa yang sangat peduli terhadap rakyat dan khususnya santri Dayah, jadi pilihan politik kami untuk 02 “, Ucap Afdhal salah satu santri Dayah di Aceh kepada awak media, Sabtu (26/10-2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pendidikan mengaji sejak dini bukan saja kewajiban ulama, namun harus sepenuhnya menjadi tanggung jawab umara dan penekanan pelaksanaannya, jangan sampai sudah besar dan saat diuji baca Alquran di depan umum tidak bisa, kan jadi malu, masak calon pemimpin tidak bisa ngaji, Ironi Afdhal mencontohkan.

Disini saya melihat pasangan 02 sangat serius dengan pelaksanaan kewajiban Syariat Islam untuk segenap warga Aceh.

“Pasangan no.02 sangat lugas dalam penyampaian, karena tidak memiliki rekam jejak masa lalu, belum lagi masalah temuan tambang bermasalah dalam pemerintahan Aceh saat ini, jadi dengan melihat tayangan debat ini, keputusan politik kami sudah bulat, Muallem – Dek Fat adalah pilihan, apalagi dek Fadh adalah mantan santri Dayah, tentu sangat memahami nasib anak Dayah nantinya.

Sementara saat dihubungi terpisah oleh media ini, Ketua Posko Pemenangan Santri Jeumala Center Muallem – Dek Fadh, melalui Juru Bicara Media Jeumala Center, Chairan Manggeng memberikan apresiasi kepada sahabat santri Dayah yang ada di Aceh, atas pilihannya setelah menonton tanyangan debat semalam.

“Kita sudah melihat baik dari Gestur, Narasi dan Diksi yang di kemukakan oleh pasangan 02, Muallem – Tgk Fadhlullah (Dek Fadh) pada panggung depat semalam sangat mengesankan kita, Mereka menguasai panggung tersebut, kekompakan Muallem – Dek Fadh serta dalam menjawab segala pertanyaan dari 01 sangat rileks serta cair, terkesan lebih bebas dan leluasa karena tidak memiliki rekam jejak masa lalu yang membuat 02 Agak takut- takut dalam menangkis serangan diberikan kepadanya “, tutur Alumni Dayah Jeumala A’mal ini.

Jadi kalau hari ini seluruh santri memberikan vote politiknya ke pasangan 02 ya sangat wajar, karena Dek Fadh adalah sejatinya santri dari, yang berasal dari salah satu Dayah ternama di Aceh dan programnya jelas, ada program kartu santri serta beasiswa santri nantinya serta JKA yang berkelanjutan untuk masyarakat Aceh.

Dengan menyaksikan debat semalam, pertanyaan 02 sangat menohok, apalagi masih banyak persoalan -persoalan masa lalu yang di tinggalkan oleh beliau saat Pj. dulu belum tuntas hingga saat ini.

Pilihan (choice) sudah ada pada seluruh rakyat Aceh, tinggal tanggal 27 November mendatang di eksekusi di bilik suara, pasangan Muallem dan Dek Fadh menjadi pilhan kita dalam mewujudkan Baldatun thaibatun warabur Ghafur, terima kasih untuk seluruh Masyarakat Aceh, tutup Jubir memberikan apresiasi. (P.Lubis/CM)

Berita Terkait

10. Pengadaan Kitab Rp50,53 Miliar Jadi Polemik, Dinas Sebut Masih Diteliti Tim Peneliti Kitab
ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Menyeluruh Pascainsiden KMP Aceh Hebat 2
Syahbudin Padang Soroti Pemahaman Keliru Tentang Legalitas Media di Indonesia
Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengerahkan 70 Relawan untuk membersihkan SMPN 5 Karang Baru Aceh Tamiang
Ketua IWOI Aceh Rombak Total Kepengurusan di Awal Tahun 2026
Pengawasan Pemerintah Temukan Banyak Pelanggaran, Dua Pabrik Gondorukem di Aceh Diperintahkan Tanggung Jawab
Operasi Gabungan Bea Cukai dan Satpol PP WH Berhasil Ungkap Peredaran Rokok Ilegal di Kabupaten Aceh Besar

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:13

PPWI Ogan Ilir Resmi Laporkan Dugaan Setoran Kepala Sekolah Ke Polda Sumsel

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:05

PPWI Ogan Ilir Sambangi Polda Sumsel, Fidiel Castro: Kebenaran Harus Diungkap, Jangan Biarkan Fitnah Berlarut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:15

Modus Suara Mirip dan Foto WhatsApp, Gubernur Kaltara Imbau Waspadai Penipuan Siber Lintas Wilayah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:17

Polres Simalungun Gencar Tebar Stiker Nomor Darurat hingga Pelosok Wisata Parapat, Antisipasi Cuaca Ekstrem Danau Toba

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:08

KAKI Jatim Puji Langkah Kapolri Hadir di Tengah Aksi dan Dengarkan Aspirasi Buruh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:11

Rahmawati Zainal: Komisi VII DPR Targetkan Kuota Tenaga Kerja Lokal Minimum 90 Persen dalam RUU Kawasan Industri

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:09

HUT ke-27 Kabupaten Nunukan: Gubernur Zainal Paliwang Tekankan Pentingnya Identitas Bangsa di Perbatasan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:25

KAKI Jatim: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjuk Irjenpol Dekananto Eko Purnomo Sebagai Kapolda Jawa Timur

Berita Terbaru