Masyarakat Minta APH Usut Tuntas Penyaluran Pupuk Subsidi di Wilayah Kabupaten Karo

KRIMINAL 24

- Team

Minggu, 23 Juli 2023 - 15:02

40972 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH KARO, ( KAPARWIL SUMUT) KRIMINAL 24 COM.  Sehubungan berdasarkan ketetapan Menteri Pertanian Direktorat Jenderal Prasarana dan sarana Pertanian dengan nomor ;
No.45.11 / KPTS /RC. 210 / B / 11 /2023,huruf A. Bahwa Untuk meningkatkan Produktivitas dan Kualitas hasil petani perlu mengoptimalkan akses pupuk dengan harga terjangkau bagi petani yang membutuhkan.

Sementara masyarakat khususnya petani Kabupaten Karo minta kepada yang berkompeten APH mengusut tuntas tentang penyaluran pupuk Subsidi yang diduga banyak disalah gunakan untuk kepentingan pribadi.

Terkait diberitakan sebelumnya, diduga e_RDKK Kelompok Tani yang ada di Kabupaten Karo banyak yang Fiktif, yang mana telah mencatut nama dan NIK warga masyarakat setempat, tapi orangnya tidak merasa menjadi anggota Kelompok Tani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

e_RDKK adalah sebuah alat untuk menjemput bantuan dari Pemerintah Daerah atau Pusat baik Alat Pertanian atau pupuk Subsidi lain sebagainya. Seperti yang disampaikan salah satu warga Kecamatan Laubaleng yang namanya tidak mau disebutkan didalam pemberitaan ini,

“Dirinya sudah lama tidak lagi mengusahai ladangnya dan tidak pernah menerima Pupuk Subsidi, tapi nama saya ada didalam Kelompok Tani, ujarnya.

Dia menambahkan, ” Ladang saya sudah lama terjual dan saya tidak pernah merasa memberikan NIK kepada ketua Kelompok Tani, mungkin kalau pun itu dulu saya masih mempunyai ladang. Tapi kan saya sudah beberapa tahun ini tidak mempunyai ladang, kok nama saya masih dipakai mereka, saya siap jika saya di jadikan saksi di Pengadilan, karena saya tidak pernah memberikan NIK saya kepada mereka, lagian saya bukan Kelompok Tani, ungkapnya dengan nada kesal kepada awak media di Laubaleng, Sabtu 22/07/2023.

Diduga demi meraih bantuan pupuk Subsidi dari Pemerintah sehingga banyak nama anggota Kelompok Tani yang di Fiktif kan oleh oknum ketua Gapoktan, dan bila nama wargapun masuk kami harus menebus jauh dari Harga Eceran Tertinggi ( HET ), yang mana harga HET Rp 1.12.500/sak Urea kami tebus seharga Rp 170.000/sak, timpal warga lainnya ditempat yang sama.

Untuk itu warga masyarakat minta APH agar bisa mengusut tuntas penyaluran pupuk subsidi yang melalui Kios Kelompok Tani, yang mana diduga pupuk subsidi diduga banyak yang terjual di luar daerah, sedangkan warga masyarakat setempat yang menjadi anggota kelompok tani pun selalu membeli pupuk subsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Dengan keluhan warga masyarakat Kabupaten Karo ini, diminta kepada pihak terkait baik Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) atau Aparat Penegak Hukum (APH) agar tidak tinggal diam untuk melakukan Investigasi atau Audit dilapangan agar pupuk Subsidi bisa tepat waktu tepat mutu dan tepat Sasaran.

( Tim ).

Berita Terkait

Seorang Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Karo di Pinggir Jalan Merek–Siantar
Polsek Simpang Empat Gelar Pengamanan Pesta Tahunan di Desa Ndeskati
Bupati Karo Buka Musrenbang RKPD 2027 : Fokus pada Ketahanan Pangan, Kemandirian Fiskal, dan Sinergi Kawasan
Humas Polres Karo Real Time Update Arus Lalin Selama Ops Ketupat Toba 2026
Event Tabuh Bambu dan Bedug Menggema di Berastagi, Ratusan Remaja Masjid Semarakkan Ramadan
Kapolda Sumut Tinjau Langsung Ops Ketupat Toba 2026 di Berastagi, Pastikan Pengamanan Lebaran Berjalan Maksimal
Event Tabuh Bambu dan Bedug Menggema di Berastagi, Ratusan Remaja Masjid Semarakkan Ramadan
Forkopimda Karo Beri Parcel Lebaran untuk Petugas Ops Ketupat Toba 2026

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 05:07

Piket Koramil Pantau Stok Beras di Gudang Bulog Malewang, Pastikan Ketahanan Pangan Aman

Minggu, 19 April 2026 - 00:02

Koramil 1426-02/Polsel Gelar Sholat Subuh Berjama’ah Keliling Bersama Warga Di Tiga Masjid

Sabtu, 18 April 2026 - 03:13

Babinsa Kelurahan Palleko Pantau Skrining Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular

Jumat, 17 April 2026 - 23:59

Shalat Subuh Berjamaah Media Komsos Koramil 1426-01/Polut Dengan Tokoh Masyarakat

Jumat, 17 April 2026 - 07:10

Wujudkan Lingkungan Asri dan Sehat, Dandim 1426/Takalar Pimpin Karya Bakti di Kecamatan Pattallassang

Jumat, 17 April 2026 - 01:59

Wujudkan Lingkungan Bersih, Personel Koramil 1426-04/Galesong Kerja Bakti Bersama Siswa SMU dan SMP

Jumat, 17 April 2026 - 00:46

Personel Koramil 1426-07/Pattalassang, Sholat Subuh Berjamaah Di Masjid Wilayah Binaan

Kamis, 16 April 2026 - 11:00

KLARIFIKASI: Dandim 1426/Takalar Bantah Keras Isu Potongan Fee 20% Proyek Koperasi Merah Putih

Berita Terbaru