Polda Sumut “Dikepung” Papan Bunga! Seruan Pecat Kompol DK Terus Menggema

KRIMINAL 24

- Team

Jumat, 25 Juli 2025 - 06:16

40263 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan | Situasi di depan Markas Polda Sumatera Utara semakin memanas. Puluhan papan bunga berisi desakan pemecatan terhadap Kompol Dedi Kurniawan (DK) terus berdatangan, Jumat (25/7/2025).

Aksi ini merupakan bentuk protes atas dugaan kriminalisasi terhadap seorang warga Tanjungbalai bernama Rahmadi.

Sebelumnya, sejumlah papan bunga sempat ditumbangkan oleh oknum tak dikenal dan dievakuasi oleh petugas kepolisian. Namun tak lama berselang, puluhan baliho baru berbentuk papan bunga justru kembali berdatangan dan terpajang di depan gerbang Mapolda Sumut Jalan SM Raja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi ini membuat suasana di sekitar markas besar kepolisian itu menjadi perhatian publik.

Isi papan bunga tersebut tak main-main. Terdapat seruan langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar segera memberhentikan Kompol DK yang dituding telah melakukan kriminalisasi dan penganiayaan terhadap Rahmadi dalam kasus dugaan sabu-sabu.

Salah satu isi papan bunga berbunyi:
“Tolong Bapak Presiden! Pecat Kompol Dedi Kurniawan karena Mengkriminalisasi Rakyat Kecil!”

Keluarga Rahmadi menyebut penangkapan yang dilakukan oleh tim yang dipimpin Kompol DK bukan hanya tidak didukung dua alat bukti sah, tetapi juga disertai kekerasan fisik yang terekam CCTV dan kini viral di media sosial.

Abang kandung Rahmadi pun telah melaporkan Kompol DK ke SPKT Polda Sumut, berharap agar laporan tersebut segera ditindaklanjuti.

Mereka menuding, penetapan tersangka terhadap Rahmadi tidak prosedural dan melanggar hak asasi.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto belum memberikan keterangan resmi, namun tekanan dari masyarakat terus bergulir.

Papan-papan bunga terus berdatangan, menunjukkan bahwa suara publik belum akan reda dalam waktu dekat.

Warga Tanjungbalai dan simpatisan menyatakan akan terus menyuarakan desakan pemecatan terhadap Kompol DK hingga ada kejelasan hukum yang adil bagi Rahmadi.(AVID)

Berita Terkait

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Dugaan Penipuan dan Penggelapan oleh PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai, Nasabah Desak Polisi Segera Bertindak
Masa Akan Aksi Demo ke Polrestabes Medan Meminta Kapolresatbes Medan Menghentikan Kasus Korban Maling Menjadi Tersangka
Bupati Karo Hadiri Pelantikan Rektor USU Periode 2026–2031
Pengungkapan Sumpah Bertandatangan Gubernur Riau (Berhalangan Sementara) Abdul Wahid
Danrem 083/Baladhika Jaya Berbagi Kebahagiaan, Santuni Anak Yatim di Winongan
Warga Binaan dan Petugas Rutan Tarutung Jalani Tes Urine Mendadak
Putri Proklamator RI Halida Nuriah Hatta Turun ke Tenda Pengungsian Tinjau Langsung Kondisi Korban Banjir Bandang Aceh Tamiang

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 05:07

Piket Koramil Pantau Stok Beras di Gudang Bulog Malewang, Pastikan Ketahanan Pangan Aman

Minggu, 19 April 2026 - 00:02

Koramil 1426-02/Polsel Gelar Sholat Subuh Berjama’ah Keliling Bersama Warga Di Tiga Masjid

Sabtu, 18 April 2026 - 03:13

Babinsa Kelurahan Palleko Pantau Skrining Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular

Jumat, 17 April 2026 - 23:59

Shalat Subuh Berjamaah Media Komsos Koramil 1426-01/Polut Dengan Tokoh Masyarakat

Jumat, 17 April 2026 - 06:40

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Dandim 1426/Takalar Hadiri Panen Raya Padi Bersama Petani

Jumat, 17 April 2026 - 01:59

Wujudkan Lingkungan Bersih, Personel Koramil 1426-04/Galesong Kerja Bakti Bersama Siswa SMU dan SMP

Jumat, 17 April 2026 - 00:46

Personel Koramil 1426-07/Pattalassang, Sholat Subuh Berjamaah Di Masjid Wilayah Binaan

Kamis, 16 April 2026 - 11:00

KLARIFIKASI: Dandim 1426/Takalar Bantah Keras Isu Potongan Fee 20% Proyek Koperasi Merah Putih

Berita Terbaru